www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemprov Dinilai Belum Serius Kelola Aset, Eva: Bangunnya Pakai Uang Rakyat!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kualitas Udara Pangkalan Kerinci Masih Tidak Sehat, Hotspot Pelalawan Cuma 3 Titik
Rabu, 02 September 2026 - 14:52:04 WIB
Ilustrasi kualitas udara Pelalawan masih tidak sehat (foto/tribunpku)
Ilustrasi kualitas udara Pelalawan masih tidak sehat (foto/tribunpku)

PELALAWAN - Kualitas udara di Kabupaten Pelalawan, Riau, masih berada pada kategori tidak sehat berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), Rabu (2/9/2026).

Kondisi tersebut terpantau di wilayah Pangkalan Kerinci dan sekitarnya melalui alat pemantau ISPU milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan.

Kepala DLH Pelalawan Eko Novitra mengatakan, dari sejumlah parameter yang dipantau, masih terdapat satu parameter yang masuk kategori tidak sehat. Sementara parameter lainnya berada pada kategori aman, meski beberapa di antaranya mengalami perubahan.

"Level kualitas udara kita masih pada tidak sehat pada satu parameter. Tapi parameter yang lain meningkat juga," kata Kepala DLH Pelalawan, Eko Novitra kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan, parameter PM10 berada pada level 91 dan masuk kategori sedang dengan indikator warna biru. Angka tersebut sedikit meningkat dibandingkan sehari sebelumnya.

Sementara itu, parameter PM2.5 berada pada level 136 dan masuk kategori tidak sehat dengan indikator warna kuning. Meski masih berada pada level tidak sehat, angka PM2.5 tersebut tercatat sedikit menurun dibandingkan hari sebelumnya.

Untuk parameter lainnya, SO2 berada pada level 30 dan masuk kategori baik dengan indikator warna hijau. Kemudian O3 berada di level 6 dan juga masuk kategori baik.

Sedangkan NO2 tercatat pada angka 37. Adapun parameter CO dan HC belum dapat terdeteksi karena alat pemantau sedang mengalami kerusakan.

Di tengah kondisi udara yang masih tidak sehat, jumlah titik panas di Pelalawan terpantau relatif rendah. Sebanyak tiga hotspot terdeteksi berdasarkan pemantauan terbaru.

Eko menegaskan, keberadaan kabut asap yang masih terlihat di Pangkalan Kerinci dan sekitarnya belum tentu berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Pelalawan.

"Kabut asap yang muncul saat ini kemungkinan besar bukan dari Pelalawan, karena daerah kita sudah zero firespot," tandas Eko Novitra.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut berkaitan dengan arah angin yang membawa asap dari wilayah lain yang sedang mengalami Karhutla.

Asap dari daerah lain tersebut kemudian terbawa angin hingga memasuki wilayah Pelalawan dan menyelimuti langit Pangkalan Kerinci serta daerah sekitarnya.

Kondisi ini membuat kualitas udara di Pelalawan masih perlu mendapat perhatian, meskipun kabut asap yang terlihat saat ini mulai berkurang.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Eva Yuliana (foto/int)Pemprov Dinilai Belum Serius Kelola Aset, Eva: Bangunnya Pakai Uang Rakyat!
Ilustrasi kualitas udara Pelalawan masih tidak sehat (foto/tribunpku)Kualitas Udara Pangkalan Kerinci Masih Tidak Sehat, Hotspot Pelalawan Cuma 3 Titik
Ilustrasi kunjungan Wisman ke Riau Juli lalu capai 22.452 orang (foto/int)Wisman ke Riau Turun, Pemprov Tekankan Dampak Ekonomi bagi Masyarakat
Pemkab Kuansing sekolah kembali belajar normal di tengah udara tidak sehat (foto/tribunpku)Pelajar Kembali Sekolah Meski Udara Belum Sehat, Ini Alasan Pemkab Kuansing
Mahasiswa KKN UIN Suska Riau kolaborasi dengan remaja masjid dan masyarakat di Desa Pematang Obo gelar maulid nabi (foto/ist)Mahasiswa KKN UIN Suska dan Warga Kompak Semarakkan Maulid Nabi di Pematang Obo
  Ilustrasi Super Air Jet membuka lagi rute Pekanbaru-Bandung per 19 September (foto/int)Harga Tiket Tembus Rp1,6 Juta, Kini Bisa Terbang Langsung Rute Pekanbaru-Bandung
Ketua DPRD Riau, Kaderismanto menyebut proyeksi APBD bisa menembus angka Rp10 triliun (foto/int)Tren Kenaikan Pendapatan, APBD Riau 2027 Bisa Tembus Rp10 Triliun
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bersama Project R&P Sumatera dukung mahasiswa melek energi dan lingkungan lewat Pertamina Goes to Campus (foto/ist)Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan
Mantan Caleg DPRD Pelalawan dituntut 1,5 tahun penjara dalam kasus penimbunan ribuan liter BBM (foto/klikmx)Kasus Penimbunan Ribuan Liter BBM, Mantan Caleg Pelalawan Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru anjlok (foto/int)Harga Emas 1 Gram Antam di Pekanbaru Anjlok Hari Ini
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved