www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Api Karhutla Intai Pemukiman Pelalawan, 1.300 Hektare Lahan Hangus, Mabes TNI AD Turun Tangan!
Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:08:18 WIB
Mabes TNI ke Pelalawan bantu tangani karhutla.(foto: andi/halloriau.com)
Mabes TNI ke Pelalawan bantu tangani karhutla.(foto: andi/halloriau.com)

PELALAWAN - Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau, kian mengkhawatirkan.

Hingga Kamis (27/8/2026), total lebih dari 1.300 hektare lahan di Kecamatan Kerumutan dan Desa Rantau Baru telah hangus dilalap api.

Kondisi darurat ini memicu Markas Besar (Mabes) TNI AD untuk turun langsung ke lapangan guna memperkuat strategi penanganan dan edukasi masyarakat.

Skala kebakaran yang masif membuat tim gabungan harus bekerja ekstra keras.

Kalaksa BPBD Pelalawan, Zulfan mengungkapkan, fokus utama saat ini adalah menyelamatkan nyawa dan harta benda warga, mengingat titik api mulai mendekati area perkampungan.

Di Desa Rantau Baru sendiri, luasan lahan yang terbakar telah menembus angka 400 hektare.

"Khusus di Rantau Baru, kami fokus melakukan pemblokiran agar api tidak merambat ke permukiman masyarakat, karena lokasinya cukup dekat dengan perkampungan," tegas Zulfan.

Sementara itu, pertempuran melawan si jago merah di Kecamatan Kerumutan tak kalah sengit. Data sementara mencatat 969 hektare lahan telah menjadi abu.

Untuk menekan meluasnya kebakaran, operasi darurat dikerahkan dengan melibatkan 330 personel, terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api, swasta dan warga lokal.

Juga armada penjinak api berupa 18 unit alat berat dan 71 mesin pemadam berbagai tipe.

Melihat eskalasi tersebut, Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI AD Wilayah Riau yang dipimpin langsung oleh Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Brigjen TNI Dedy, menginisiasi langkah antisipatif jangka panjang.

Dalam kunjungannya ke Pelalawan, Brigjen Dedy menggarisbawahi, pemadaman api bagaikan mengobati gejala, sementara akar masalahnya ada pada kesadaran masyarakat.

Menurutnya, untuk menekan angka hotspot (titik panas) di tahun-tahun mendatang, pemerintah dan aparat tidak boleh hanya mengandalkan selang air dan alat berat.

"Penanganan Karhutla tidak bisa hanya bertumpu pada proses pemadaman. Dibutuhkan edukasi, perubahan perilaku masyarakat, dan kolaborasi seluruh pihak secara berkesinambungan," jelas Brigjen TNI Dedy.

Langkah tegas dari Mabes TNI AD ini mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Sekdakab Pelalawan, Tengku Zulfan menyatakan, komitmen penuh pemerintah daerah dalam menuntaskan krisis ini bersama instansi terkait seperti Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Polres, hingga Kejari Pelalawan.

"Kami menyambut baik kegiatan penyuluhan ini. Penanganan Karhutla membutuhkan kolaborasi dan koordinasi semua pihak, tidak hanya dalam pemadaman, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama mencegah kebakaran agar tidak kembali terjadi,"* pungkas Tengku Zulfan.

Penulis: Andi Indrayanto
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kadiskes Pekanbaru, Hazli Fendriyanto.(foto: pekanbaru.go.id)Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
Polisi segel MP Club Pekanbaru.(foto: detik.com)63 Pengunjung MP Club Positif Narkoba, Pemko Pekanbaru Buka Opsi Penutupan
Marketing Director PT TAM Hiroyuki Oide (tengah), Head of Judge Octo Budhiarto (kiri) dan Rizaldi Parani (kanan), anggota Board of Judges IMX Appreciation & Industry Spotlight 2026.(foto: istimewa)600 Peserta Bersaing, Toyota Pilih 3 Sim Racer Indonesia ke Asia Finals 2026
Polda Riau gandeng M4CR pulihkan mangrove tingkatkan kesejahteraan warga pesisir (foto/rivo)Polda Riau Gandeng M4CR, Pulihkan Mangrove Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan Warga Pesisir
Ratusan mahasiswa geruduk Kantor Gubernur Riau akibat kabut asap belum reda.(foto: tribunpekanbaru.com)Kabut Asap Masih Pekat, Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur Riau
  Besok sekolah di Kota Pekanbaru kembali PJJ akibat kabut asap.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Kabut Asap Pekat Lagi, Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ 14–15 Oktober 2026
ist.BRK Syariah Raih Penghargaan Kemitraan Ekosistem Keuangan Kampus di Milad ke-64 UNRI
Kabut asap di Pekanbaru masih mengkhawatirkan.(foto: kompas.com)Kabut Asap Masih Mengkhawatirkan, DPRD Pekanbaru Minta Sekolah Tatap Muka Dievaluasi
Rumah warga di Kampar nyaris amblas akibat abrasi.(foto: tribunpekanbaru.com)Rumah Warga Pulau Gadang Terancam Amblas, BPBD Kampar Pasang Tanggul Darurat
Wakil Walikota Pekanbaru,  Markarius Anwar.(foto: rri.co.id)Pemko Pekanbaru Ajak Pemuda Bersihkan Lingkungan dan Pulihkan Penghijauan Jalan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved