PELALAWAN - Pemkab Pelalawan tengah bersiap mengukir sejarah budaya baru dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Senin, 15 Juni 2026 mendatang.
Di bawah kepemimpinan Bupati Pelalawan, H Zukri, peringatan hari besar umat Islam kali ini dirancang tidak sekadar sebagai ceremonial, melainkan sebuah pesta rakyat yang inklusif.
Suasana berbeda terlihat dalam rapat pematangan yang digelar langsung di taman ruang terbuka Kantor Bupati Pelalawan, Jumat (5/6/2026).
Duduk bersama Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, Asisten 1 Zulkifli, dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati Zukri memimpin jalannya persiapan dengan detail dan penuh ketegasan.
Rangkaian acara yang dijadwalkan dimulai sejak petang tersebut akan diawali dengan ibadah salat Maghrib dan Isya berjamaah di lapangan Kantor Bupati, dilanjutkan doa bersama, serta pawai obor massal yang bergerak menuju ikon daerah, Tugu Bono.
Kemeriahan akan memuncak saat pemukulan bedug penanda masuknya tahun baru Hijriah.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah agenda setelahnya, pesta bakar ikan di empat sisi jalan sekitar Tugu Bono yang disediakan gratis untuk seluruh masyarakat.
"Kegiatan ini harus dilaksanakan secara matang dan meriah, karena kegiatan ini akan menjadi tradisi baru," ucap Bupati.
"Sesungguhnya kegiatan ini adalah untuk masyarakat, kita Pemerintah Daerah hanya memfasilitasi saja. Karena itu, semua hal yang terkecil sekalipun harus dipersiapkan dengan masak," sambungnya.
Untuk menjaga ketertiban, panitia akan menyediakan posko khusus di lokasi acara. Masyarakat yang hadir dapat mengambil kupon gratis yang nantinya bisa ditukarkan langsung dengan ikan bakar segar di area Tugu Bono.
Langkah ini diharapkan mampu membangun kedekatan emosional sekaligus menggerakkan partisipasi aktif warga.
Menutup arahannya, Bupati Zukri menginstruksikan seluruh jajaran OPD, Camat, Lurah, hingga tokoh masyarakat untuk masif menyebarluaskan informasi ini.