www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Tak Permanen, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama di Riau Hanya Sampai 31 Desember 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


DLH Pelalawan Paparkan Hasil Uji Kualitas Air Terkait Ikan Mati di Sungai Kampar
Kamis, 25 Desember 2025 - 10:36:59 WIB
Kadis LH Pelalawan dan staf PPLH DLH Pelalawan
Kadis LH Pelalawan dan staf PPLH DLH Pelalawan

PELALAWAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan memaparkan hasil verifikasi lapangan dan pengujian kualitas air menyusul laporan masyarakat terkait kejadian ikan mati di Sungai Kampar pada 14 November 2025.

Kepala DLH Kabupaten Pelalawan, Eko Novitra ST M.Si, menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan di wilayah Desa Sering dan Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, dengan menyusuri aliran Sungai Kampar serta mengambil sampel air di sejumlah titik strategis.

“Verifikasi lapangan dilakukan oleh Petugas Pengawas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLHD). Saat pemeriksaan, kondisi Sungai Kampar sedang surut di bawah normal, sehingga alat pemantauan kualitas air otomatis (ONLIMO) milik KLH/BPLH tidak dapat beroperasi,” ujar Eko melalui keterangan tertulis, Rabu (24/12/2025).

DLH Pelalawan melakukan pengujian kualitas air di beberapa lokasi, antara lain Sungai Kampar outfall dari outlet kanal PT Adei, outfall Sungai Sengkulim di Sei Kampar, Sungai Kampar bagian hulu dan hilir, serta kanal PT IIS dan drainase sejumlah kegiatan usaha di sekitar aliran sungai.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada sejumlah titik di badan Sungai Kampar dan beberapa outfall ditemukan parameter tertentu yang melebihi baku mutu air kelas II sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021, di antaranya parameter amoniak dan klorin bebas.

Sementara itu, DLH Pelalawan juga melakukan pengujian terhadap air limbah pada outlet effluent PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan Asia Pacific Rayon (APR). Berdasarkan hasil uji yang mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 15 Tahun 2014, kualitas air limbah pada kedua outlet tersebut tercatat memenuhi baku mutu yang ditetapkan.

Eko menjelaskan, secara ilmiah kondisi kualitas air Sungai Kampar berpotensi menurunkan kadar oksigen terlarut di perairan dan dapat mengganggu kehidupan biota air, termasuk ikan. Menurutnya, tingginya konsentrasi parameter pencemar di sungai dipengaruhi oleh akumulasi berbagai aktivitas di sepanjang aliran Sungai Kampar.

“Faktor yang mempengaruhi antara lain kegiatan perkebunan dan industri di sekitar lokasi kejadian, serta kondisi pasang surut Sungai Kampar yang turut memengaruhi konsentrasi parameter pencemar di perairan,” jelasnya.

DLH Pelalawan juga mencatat adanya indikasi ketidaksesuaian teknis di lapangan pada sejumlah saluran dan aktivitas, yang masih memerlukan pendalaman serta tindak lanjut sesuai kewenangan yang berlaku.

Lebih lanjut, DLH Pelalawan menegaskan bahwa Sungai Kampar merupakan sungai lintas provinsi, sehingga kewenangan pengelolaan dan penegakan hukum berada pada Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH. Seluruh hasil verifikasi dan temuan lapangan telah disampaikan kepada instansi berwenang untuk proses lanjutan.

DLH Kabupaten Pelalawan mengimbau seluruh pihak, baik pelaku usaha maupun masyarakat, untuk mematuhi ketentuan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memperburuk kualitas Sungai Kampar.

Editor: Satria


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerapan aturan bayar pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama di Riau hanya sementara.(ilustrasi/int)Tak Permanen, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama di Riau Hanya Sampai 31 Desember 2026
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: int)Prestasi Diakui Nasional, Tiga Pemain PSPS Pekanbaru Masuk Daftar Elit Liga 2
Seleksi Komisi Informasi Riau.(ilustrasi/int)Resmi Diumumkan! Ini 15 Kandidat Komisi Informasi Riau yang Lanjut ke Tahap Berikutnya
DPRD Pekanbaru sahkan Penambahan 2 OPD Pemko Pekanbaru.(foto: mimi/halloriau.com)Pariwisata dan Budaya Dipisah, Pemko Pekanbaru Fokus Garap Identitas Melayu dan Sektor Kreatif
Samson, sapi kurban hampir 1 ton dari Presiden Prabowo untuk masyarakat Dumai.(foto: bambang/halloriau.com)Samson, Sapi Simental 910 Kg dari Jayamukti Jadi Pilihan Presiden Prabowo untuk Masyarakat Dumai
  Bupati Kampar instruksikan penyaluran hewan kurban sampai desa terpencil.(ilustrasi/int)Desa Ludai dan Muara Bio Jadi Fokus Distribusi Hewan Kurban di Kampar
Pemkab Pelalawan mengikuti peluncuran buku panduan pendidikan antikorupsi.(foto: andi/halloriau.com)Pelalawan Siap Integrasikan Pendidikan Antikorupsi ke Sekolah, Ini Arahan Pemerintah Pusat
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Hotspot Sumatera Tinggal 23 Titik, Riau Hanya Satu di Indragiri Hulu
Ketua Umum MKA LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka.(foto: int)Bukan Sekadar Pajangan Birokrasi, Disbud Pekanbaru Dituntut "Tancap Gas" Jaga Marwah Melayu
ist.BRK Syariah Gandeng Mahkota Medical Centre Hadirkan Promo MCU Beli 1 Gratis 1 untuk Nasabah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved