PEKANBARU - Kerjasama yang telah terjalin lama antara Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan Kolej Universiti Islam Melaka (Kuim) terus ditingkatkan. Senin (21/8/2017) Unilak dengan Kuim menggelar International seminar On Sustainability of Development and Tourism atas kelestarian dalam pembangunan dan pariwisata.
Seminar ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari wakil rektor, dekan, dosen, dari dua universitas ini. Rombongan besar Kuim berjumlah sekitar 10 orang yang langsung dipimpin Rektor Kuim Prof Datuk Dr Hj Mohd Taib Bin Hj Dora.
Rektor Kuim mengatakan seminar ini merupakan lanjutan peningkatan kerjasama yang telah dilakukan antara Unilak dan Kuim.
"Saya tidak asing dengan Unilak karena sudah lima kali datang kesini bahkan sejak saya menjadi dosen. Saya yakin hubungan ini akan ditingkatkan, setiap saya ke Riau yang saya lihat pertama kali adalah Unilak," kata dia.
Ia menyebut, jarak Melaka dan Unilak dekat cuma 15 menit. Kuim adalah universitas swasta yang dimiliki penuh oleh kerajaan Melaka. Sejak 23 tahun lalu telah memilIki banyak program studi. Ada diploma, Strata 1, Strata 2 dan Strata. Dan saat ini ada 6000 mahasiswa dan ada 12 ribu alumni.
"Saya berharap Unilak dan Kuim juga dapat menggelar konferensi internasional dan saya mengundang Unilak untuk hadir di Kuim Melaka," sebutnya.
Sementara itu Rektor Unilak Dr Hj Hasnati mengatakan ada banyak kesamaan antara Unilak dan Kuim, seperti Unilak juga didirikan oleh pemerintah provinsi Riau. Dan saat ini Unilak telah berusia 35 tahun.
"Mudahan-mudahan saja ini dapat ditingkatkan dan dikembangkan. Unilak saat ini ada 21 prodi 9 fakultas dan 2 prodi pasca sarjana," jelasnya.
Seminar ini di mulai jam 9 pagi hingga 12 siang terbagi dalam beberapa sesi. Di awal seminar Rektor Kuim turut serta memberikan pemaparan dengan materi Pembangunan Dasar Sosial Melestari Kesejahteraan Hidup Masyarakat.
Pada sesi pertama dengan narasumber Dr Eno Suwarno ketua LPPM Unilak, sementara dari Kuim Ustad Rahisan Ramli, Puan Fazukuh Mustafar, Ok Farah Wahida Mustafa. Dan sesi kedua dengan Narasumber Dr Junaidi dari Unilak dengan materi Wisata Halal sementara dari Kuim di antaranya Dr Abdul Mutalib Mohd Kasim.
Ketua Pelaksana Seminar International Dr Junaidi mengatakan bahwa international seminar ini terjalin adanya MoU yang dilakukan bulan November 2016. Tahun depan Unilak dan Kuim akan menggelar seminar bersama ini merupakan langkah awal yang baik untuk menguatkan kerjasama antar dua universitas.
Di seminar international ini Unilak juga menghadirkan Bazar LPPM Expo Unilak yang memamerkan puluhan karya buku penelitian dan pengabdian dari dosen Unilak. Di sela seminar international dua rektor ini saling memberi cenderamata, dan diakhir acara Rektor Unilak mengajak rombongan Kuim makan bersama.
Penulis : Delvi Adri
Editor : Unik Susanti