www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Kampar Bentuk Pansus LKPJ 2025, Bupati Siap Tindaklanjuti Masukan Fraksi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Digelar Forum Masyarakat Peduli Batang Siak
Lestarikan Budaya Melayu Lewat Pacu Sampan Tradisional
Senin, 25 April 2016 - 13:38:32 WIB

PEKANBARU - Bertujuan untuk melestarikan  salah satu alat transportasi tradisional warisan budaya melayu yakni sampan tradisional, Forum Masyarakat Peduli Batang Siak gelar perlombaan "Pacu Sampan Tradisional".

Gelaran ini dilaksanakan dipinggiran sungai Siak sekitar jalan Meranti Kelurahan  Kampung Baru, Kecamatan Senapelan pada Minggu (24/4/2016).

Ketua Forum Sekampung Tapung Heritage, Afrizal kepada MRNetwork mengungkapkan gelaran ini merupakan salah satu terobosannya yeng memang digelar untuk meningkatkan kepedulian masyarakat tentang peninggalan budaya Melayu yang sudah mulai pudar.

"Kita ingin kuatkan lagi kepedulian kita terhadap salah satu alat transportasi tradisional yang memang peninggalan budaya melayu yakni Sampan. dimaba saat ini sampan tradisional khususnya yang terbuat dari kayu sudah mulai langka dan terseingkir dengan hadirkan perahu-perahu yang terbuat dari bahan-bahan fiber atau sebagainya," terangnya.

Bukan hanya untuk melestarikan alat transportasi tradisional sanpan saja, gelaran ini juga bertujuan untuk kembali menumbuhkan rasa kepedulian kita terhadap lingkungan yakni sungai siak dari pencemaran limbah yang dapat merusak ekosistem dalam sungai tersebut. Tak hanya dari limbah saja, diharapkan masyarakat juga paham akan pentingnya kebersihan sungai dari tumbuh-tumbuhan liar yang menggangu keindahan sungai tersebut.

"Kita lihat saat ini sudah mulai banyak lagi tumbuhan air seperti enceng gondok yang turut membuat sungai tampak kotor dan tidak terjaga," tuturnya.

Selain sebagai pelestarian peninggalan budaya, gelaran ini juga sebagai ajang untuk menyambut datangnya bulan suci ramadhan mendatang. "Kita ingin kegiatan ini menjadi agenda rutin kita setiap tahunnya. Bukan hanya semata-mata menjadi hiburan, namun kita berharap tujuan gelaran kita ini dipahami oleh masyarakat khususnya yang berdomisili di pinggiran sungai Siak. Bahkan kita juga sudah sampaikan kepada Plt Gubernur Riau agar kegiatan ini menjadi pengisi di Petang Megang yang emmang rutin diadakan setiap menyambut bulan suci ramadhan," bebernya.

Sementara itu, Hermon selaku Ketua Forum Peduli Masyarakat Batang Siak mengatakan gelaran ini cukup diminati oleh masyarakat sekitar. Bahkan animonya sangat besar, hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang mendaftar utnuk mengikuti lomba. "Kita sangat bangga karena masyarakat masih sangat antusias dengan gelaran seperti ini. Namun, saat ini peserta kita batasi yang hanya terdapat sekitar 40 pasangan persatu sampannya. Jadi, terdapat sekitar 80 peserta baik pria dan juga wanita," katanya.

Meski sebagai hiburan dan ajakan kepada masyarakat untuk meningkatkan kepeduliannya terhadap budaya dan lingkungan. Pihaknya juga sediakan berbagai hadiah menarik seperti berbagai alat elektronik serta uang tunai. " Kita berharap kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan budaya semakin tumbuh. Tak hanya itu kita juga mengharapkan pemerintah ikut mendukung tujuan kita ini agar budaya melayu tetap terjaga dengan baik," katanya.

Penulis : Syahrul
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.DPRD Kampar Bentuk Pansus LKPJ 2025, Bupati Siap Tindaklanjuti Masukan Fraksi
ist.DPRD Kampar Buka Peluang Tambah Anggaran untuk Guru MDTA di APBD Perubahan
ilustrasi.Petani Sawit Minta Pemerintah Libatkan Mereka dalam Kebijakan Ekspor Nasional
Gedung DPRD Riau.Suasana Setwan DPRD Riau Lengang di Tengah Isu Mutasi Besar-Besaran ASN
Pelaku ilegal logging di TN Bukit Tiga Puluh ditangkap.(foto: mcr)Pelaku Ilegal Logging di TN Bukit Tiga Puluh Ditangkap, Aparat Buru Dalang Utama
  ist.DPRD Kampar Soroti Nasib 68 Guru Bantu, Honor Belum Dibayar Empat Bulan
Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.Sidang Korupsi Abdul Wahid Bongkar Dugaan Dana Operasional dan Permainan Jabatan
Sidang korupsi Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Ungkap Titipan Uang Rp600 Juta dari Eks Kadis PUPR
Pertamina Hulu Rokan melaksanakan penugasan pemerintah dalam rangka pemulihan lingkungan sebanyak 250 lokasi lahan terkontaminasi minyak yang tersebar di sejumlah kabupaten & kota di Provinsi Riau.
PHR Tegaskan Komitmen Pulihkan 250 Lokasi TTM di Zona Rokan Secara Transparan
Muttaqin dan Robi Junipa.Siapa Nahkoda Baru PT BSP? Ini Jejak Karier Muttaqin dan Robi Junipa di Dunia Migas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved