www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Riau Masih Diselimuti Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Riau Masih Diselimuti Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat
Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:02:31 WIB
Ilustrasi kualitas udara Pekanbaru masih tidak sehat (foto/int)
Ilustrasi kualitas udara Pekanbaru masih tidak sehat (foto/int)

PEKANBARU - Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Minggu sore (18/10/2026), meskipun tidak ditemukan titik panas (hotspot) di wilayah tersebut berdasarkan pemantauan yang disampaikan BMKG Pekanbaru.

Kondisi ini membuat kualitas udara di Kota Pekanbaru masih berada dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan pantauan Halloriau.com, konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat mencapai 138,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 15.00 WIB.

Selain Pekanbaru, asap juga mengganggu jarak pandang di sejumlah daerah, terutama di Kabupaten Indragiri Hulu. Jarak pandang di Rengat tercatat hanya 800 meter pada Minggu sore.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, menyampaikan bahwa berdasarkan data pemantauan titik panas di wilayah Sumatera, Riau tidak mencatat adanya hotspot, sementara sejumlah provinsi lain masih terdeteksi memiliki titik panas dalam jumlah besar.

Secara keseluruhan, terdapat 762 titik panas di wilayah Sumatera. Sebagian besar berada di Sumatera Selatan dengan 593 titik, disusul Jambi sebanyak 101 titik, Lampung 44 titik, Bangka Belitung 23 titik, dan Aceh satu titik. Sementara itu, Riau tercatat nihil hotspot.

Meski demikian, tidak adanya titik panas di Riau bukan berarti wilayah tersebut terbebas dari dampak asap. Kondisi atmosfer dan asap yang terbawa dari wilayah lain dapat turut memengaruhi jarak pandang serta kualitas udara.

Berdasarkan pembaruan jarak pandang atau visibility update BMKG pada pukul 16.00 WIB, asap masih terpantau di beberapa wilayah Riau.

Di Kota Pekanbaru, jarak pandang tercatat sekitar 3 kilometer. Kondisi serupa terjadi di Tambang, Kabupaten Kampar, dengan jarak pandang 3 kilometer, serta Kabupaten Pelalawan yang mencapai 2 kilometer.

Sementara itu, jarak pandang di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, menjadi yang terendah, yakni hanya 800 meter akibat asap.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintasi wilayah dengan jarak pandang terbatas. Pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, dan menjaga jarak aman selama berkendara.

Konsentrasi PM2.5 yang mencapai 138,7 µg/m³ di Pekanbaru menunjukkan masih adanya risiko paparan polusi udara bagi masyarakat. Partikel PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.

Masyarakat, terutama anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker yang sesuai juga dapat menjadi salah satu langkah perlindungan saat harus beraktivitas di luar rumah.

Kondisi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pemantauan kualitas udara tetap diperlukan meskipun tidak ditemukan titik panas di wilayah Riau. Selain memantau perkembangan asap, masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi BMKG dan instansi terkait untuk mengetahui perubahan kondisi cuaca serta kualitas udara terkini.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi kualitas udara Pekanbaru masih tidak sehat (foto/int)Riau Masih Diselimuti Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat
Anggota DPR RI Komisi VII, Hendry Munief dalam kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil di Pekanbaru (foto/ist)Dorong IKM Pekanbaru Naik Kelas, Hendry Munief Upayakan Dukungan Anggaran 2027
Pascasarjana Umri perkuat tradisi akademik, 111 mahasiswa baru ikuti orientasi (foto/ist)Umri Sambut Mahasiswa Pascasarjana, Tekankan Etika Akademik dan Pengembangan Ilmu
Ilustrasi Pekanbaru masih selimuti asap kiriman dari selatan (foto/int)BMKG Ungkap Penyebab Asap Masih Kepung Pekanbaru Meski Riau Nihil Hotspot
Ilustrasi hujan berpotensi guyur Pekanbaru hari ini (foto/int)Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau, BMKG: Waspada Petir dan Angin Kencang
  Bermula dari Hobi Bersama Istri, Heri Yulianto Konsisten Promosikan UMKM Kuliner Pekanbaru (foto/Sc Lemak_baik)Berawal dari Hobi Kulineran, Bang Mandoer Bantu UMKM Pekanbaru Lewat Konten Digital
Ilustrasi Disdik Pekanbaru izinkan PTM mulai besok (foto/int)Mulai Besok, Siswa SD-SMP di Pekanbaru Kembali Sekolah, Wajib Pakai Masker
PHR mendampingi perajin batik Dumai, warisan Melayu jadi peluang ekonomi warga (foto/ist)Dari Legenda Putri Tujuh ke Panggung Dunia, Batik Dumai Bangkit Berkat Kreativitas Warga
Sekda Riau Syahrial Abdi menegaskan pemerintah tak anti kritik (foto/int)Sekda Riau Minta Ruang Akademik Tetap Independen, Kritik Mahasiswa Jangan Dibungkam
Ilustrasi ribuan hotspot terdeteksi di Sumatra, Riau masih nihil (foto/int)Hotspot Sumatra Selatan Tembus 1.121 Titik, Riau Nihil Karhutla
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved