www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Riau Masih Diselimuti Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Berawal dari Hobi Kulineran, Bang Mandoer Bantu UMKM Pekanbaru Lewat Konten Digital
Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:35:45 WIB
Bermula dari Hobi Bersama Istri, Heri Yulianto Konsisten Promosikan UMKM Kuliner Pekanbaru (foto/Sc Lemak_baik)
Bermula dari Hobi Bersama Istri, Heri Yulianto Konsisten Promosikan UMKM Kuliner Pekanbaru (foto/Sc Lemak_baik)

PEKANBARU - Media sosial kini menjadi salah satu sarana bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau lebih banyak pelanggan.

Di Pekanbaru, Heri Yulianto, yang akrab disapa Bang Mandoer, memanfaatkan konten kuliner untuk membantu usaha makanan dan minuman lokal semakin dikenal masyarakat.

Melalui akun media sosial @lemak_baik, Heri secara konsisten membagikan pengalaman kulineran, mulai dari jajanan kaki lima hingga kafe dan restoran. Berawal dari hobi bersama istri, aktivitas tersebut kini berkembang menjadi upaya sederhana untuk memperkenalkan berbagai tempat kuliner, termasuk lokasi tersembunyi atau yang populer disebut hidden gem.

Heri mulai serius membuat konten kuliner sejak Februari 2024. Kini, akun Instagram @lemak_baik telah memiliki sekitar 9.000 pengikut, sedangkan akun TikTok @Lemak_baik diikuti sekitar 4.700 pengguna.

"Awalnya saya dan istri kan senang itu kulineran, apalagi mampir ke hidden gem. Jadi dari pada disimpan bikin memori ponsel penuh, kenapa tidak dibikin konten sekalian. Alhamdulillah, terus berjalan sampai sekarang," sebutnya, Minggu (18/10/2026).

Menariknya, Heri mengaku tidak pernah menetapkan target khusus mengenai UMKM yang akan diulas. Ia memilih tempat makan berdasarkan pengalaman dan ketertarikannya terhadap makanan yang dicoba.

Menurutnya, usaha kuliner yang layak diperkenalkan tidak selalu harus berupa restoran besar atau tempat makan yang sudah populer. UMKM kaki lima yang menawarkan cita rasa menarik juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan perhatian melalui media sosial.

"Karena kadang kita datang ke suatu tempat dan ternyata makanannya enak. Jadi karena kita senang kita bikinkan kontennya. Enggak berharap lebih sih. Tapi alhamdulillah respons yang di media sosial banyak positif. Bahkan terbantu bagi mereka yang memang pecinta kuliner dan mencari hidden gem," katanya.

Bagi Heri, membuat konten bukan semata-mata soal jumlah penonton atau pengikut. Ia ingin pengalaman kuliner yang dibagikannya bisa memberikan manfaat bagi pelaku usaha, terutama UMKM yang belum banyak dikenal masyarakat.

Ia berharap konten yang diunggah dapat menjadi sarana promosi tambahan bagi pemilik usaha. Dengan jangkauan media sosial yang lebih luas, masyarakat bisa menemukan pilihan kuliner baru, sementara pelaku UMKM berpeluang mendapatkan pelanggan tambahan.

"Saya berharap apa yang saya lakukan ini bisa membantu UMKM. Setidaknya bagi UMKM yang baru, bisa lebih dikenal. Kalau ada yang sedang sepi, semoga bisa melonjak penjualannya," ungkap Heri.

Kehadiran food influencer atau food vlogger memang dapat membantu meningkatkan visibilitas bisnis kuliner. Ulasan yang menarik berpotensi mendorong sebuah produk menjadi viral dan membuat jumlah pembeli meningkat dalam waktu singkat.

Namun, popularitas di media sosial bukan satu-satunya penentu keberlangsungan usaha. Kualitas makanan, konsistensi rasa, pelayanan, harga, serta kemampuan mengelola bisnis tetap menjadi faktor penting agar pelanggan mau kembali setelah kunjungan pertama.

Karena itu, promosi melalui konten digital akan lebih bermanfaat apabila diiringi kesiapan pelaku UMKM dalam memenuhi permintaan konsumen dan menjaga mutu produk.

Perjalanan Heri melalui @lemak_baik memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap perkembangan UMKM dapat dimulai dari hal sederhana. Berbagi pengalaman makan dan minum yang awalnya ditujukan sebagai dokumentasi pribadi, kini menjadi cara untuk membantu memperkenalkan potensi kuliner di Pekanbaru.

Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, kehadiran kreator konten lokal dapat menjadi jembatan antara pelaku usaha dan calon pelanggan. Apalagi, rekomendasi berbasis pengalaman langsung dapat membantu masyarakat menemukan tempat makan yang sesuai dengan selera mereka.

Heri berharap kegiatan yang dilakukannya bisa terus berjalan dan semakin banyak UMKM yang memperoleh manfaat dari promosi melalui media sosial.

Masyarakat yang ingin menemukan berbagai rekomendasi kuliner di Pekanbaru dapat mengunjungi akun Instagram @lemak_baik dan TikTok @Lemak_baik.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi kualitas udara Pekanbaru masih tidak sehat (foto/int)Riau Masih Diselimuti Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat
Anggota DPR RI Komisi VII, Hendry Munief dalam kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil di Pekanbaru (foto/ist)Dorong IKM Pekanbaru Naik Kelas, Hendry Munief Upayakan Dukungan Anggaran 2027
Pascasarjana Umri perkuat tradisi akademik, 111 mahasiswa baru ikuti orientasi (foto/ist)Umri Sambut Mahasiswa Pascasarjana, Tekankan Etika Akademik dan Pengembangan Ilmu
Ilustrasi Pekanbaru masih selimuti asap kiriman dari selatan (foto/int)BMKG Ungkap Penyebab Asap Masih Kepung Pekanbaru Meski Riau Nihil Hotspot
Ilustrasi hujan berpotensi guyur Pekanbaru hari ini (foto/int)Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Riau, BMKG: Waspada Petir dan Angin Kencang
  Bermula dari Hobi Bersama Istri, Heri Yulianto Konsisten Promosikan UMKM Kuliner Pekanbaru (foto/Sc Lemak_baik)Berawal dari Hobi Kulineran, Bang Mandoer Bantu UMKM Pekanbaru Lewat Konten Digital
Ilustrasi Disdik Pekanbaru izinkan PTM mulai besok (foto/int)Mulai Besok, Siswa SD-SMP di Pekanbaru Kembali Sekolah, Wajib Pakai Masker
PHR mendampingi perajin batik Dumai, warisan Melayu jadi peluang ekonomi warga (foto/ist)Dari Legenda Putri Tujuh ke Panggung Dunia, Batik Dumai Bangkit Berkat Kreativitas Warga
Sekda Riau Syahrial Abdi menegaskan pemerintah tak anti kritik (foto/int)Sekda Riau Minta Ruang Akademik Tetap Independen, Kritik Mahasiswa Jangan Dibungkam
Ilustrasi ribuan hotspot terdeteksi di Sumatra, Riau masih nihil (foto/int)Hotspot Sumatra Selatan Tembus 1.121 Titik, Riau Nihil Karhutla
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved