PEKANBARU - Warga Kota Pekanbaru dibuat kaget dengan kondisi kabut yang terjadi pada Selasa (13/10/2026) pagi. Dimana kondisi udara dipenuhi kabut asap tebal bahkan jarak pandang hanya sekitar 100 meter.Kondisi itu terpantau di Jalan Kartama, Jalan Soekarno Hatta dan lokasi lainnya di Kota Pekanbaru.
Ria, salah seorang warga Kelurahan Perhentian Marpoyan ini mengaku heran dengan kondisi kabut yang terjadi. Pasalnya kondisi kabut yang terjadi sedikit berbeda dengan hari-hari sebelumnya.
"Buka pintu rumah saya lihat jalanan sudah dipenuhi kabut, bahkan rumah tetangga saja hampir tidak terlihat. Padahal hari sebelumnya tidak separah ini," ungkap Ria.
Jika dibandingkan hari sebelumnya, suhu di Pekanbaru lebih dingin dari hari biasanya mengingat kota bertuah sempat diguyur hujan.
"Kalau dari kemaren suhunya lebih dingin karena mungkin hujan, namun siang hari tetap berkabut, apa mungkin yang terjadi saat ini embun ditambah kondisi udara belum betul-betul pulih oleh kabut asap akibat Karhutla makanya saya rasa kabutnya makin terlihat tebal hari ini," ujar Ria.
Sari, warga Rumbai Bukit, Rumbai Barat juga mengatakan hal serupa. Ia kaget saat membuka pintu untuk menyapu halaman ternyata kabut sangat tebal. "Kaget juga tadi lihat kabut asap tebal. Kalau asap setebal ini takut juga mau keluar rumah bawa anak-anak," katanya khawatir.
Kondisi ini juga dibenarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi tersebut merupakan fog atau kabut dengan kelembapan udara mencapai 100 persen."Ya kondisi yang terjadi pagi ini adalah fog, membuat jarak pandang tercatat hanya sekitar 100 meter dengan kelembapan udara mencapai 100 persen," ujar Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru, Deby.
Ia mengatakan kondisi tersebut membuat jarak pandang di sekitar lokasi sangat terbatas. Pengguna jalan diimbau untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi kawasan yang diselimuti kabut tebal.
"Seiring waktu saat kelembapan udara sudah turun kekaburan udara akan berkurang," pungkasnya.