www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Banjir Pekanbaru Tak Bisa Ditangani dengan Satu Solusi, Pemko Mulai Petakan Titik Rawan
Jumat, 02 Oktober 2026 - 19:31:55 WIB
Penanganan banjir di Kota Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Penanganan banjir di Kota Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru mulai mengubah pola penanganan banjir dengan memetakan persoalan berdasarkan karakteristik masing-masing wilayah.

Langkah ini dinilai penting karena genangan yang muncul di sejumlah kawasan tidak selalu disebabkan persoalan yang sama.

Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar mengatakan, penanganan banjir tidak bisa dilakukan dengan satu pola untuk seluruh wilayah kota. Pemerintah akan membagi kawasan berdasarkan titik dan sumber persoalannya, kemudian menentukan intervensi yang sesuai.

"Kita akan cek satu persatu untuk pengendalian banjir di Kota Pekanbaru. Kita harus fokus karena masih banyak wilayah kota yang terendam banjir saat hujan," ujar Markarius, Jumat (2/10/2026).

Menurut Markarius, Pemko Pekanbaru dalam waktu dekat akan menurunkan master plan penanganan banjir yang sudah dimiliki menjadi rencana teknis untuk masing-masing kawasan.

"Kita akan petakan satu persatu, kita akan bagi per wilayah. Sebab setiap wilayah persoalannya berbeda-beda," katanya.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian Pemko Pekanbaru adalah Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani.

Wilayah tersebut masih menghadapi persoalan genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi.

Salah satu opsi yang disiapkan pemerintah adalah mengoptimalkan fungsi Waduk Cipta Karya sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir kawasan.

Namun, waduk tersebut masih memiliki keterbatasan infrastruktur. Salah satunya belum tersedianya pintu air yang dapat mengatur aliran air secara lebih optimal.

Pemko Pekanbaru berencana melakukan pembenahan Waduk Cipta Karya pada 2027. Sementara pembangunan pintu air saat ini masih berada pada tahap perencanaan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pembangunan saluran air yang menghubungkan kawasan Jalan Suka Karya dengan Jalan Cipta Karya.

Untuk pekerjaan saluran air tersebut, Markarius menyebut prosesnya sudah berlangsung pada 2026.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan banjir Pekanbaru tidak hanya bergantung pada pembangunan drainase baru.

Pengendalian debit air, konektivitas antarsaluran, kapasitas waduk dan keberadaan pintu air juga menjadi bagian penting yang harus dibenahi.

Di sisi lain, Pemko Pekanbaru terus mengerjakan pembangunan drainase pada sejumlah ruas jalan. Salah satu kawasan yang mendapat penanganan berada di sekitar Jalan Paus.

Namun, pembangunan infrastruktur baru bukan satu-satunya pekerjaan yang diperlukan. Pemerintah juga akan melihat kondisi saluran yang sudah ada, termasuk kemungkinan terjadinya pendangkalan.

"Kemudian di wilayah lain mungkin terjadi pendangkalan aliran sungai atau drainase, sehingga dilakukan pengerukan," jelas Markarius.

Pendekatan tersebut membuat penanganan banjir diarahkan tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pemeliharaan dan peningkatan kapasitas infrastruktur yang telah tersedia.

Sebelumnya, Pemko Pekanbaru juga telah melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Setelah pekerjaan tersebut, pemerintah kini mengarahkan perhatian lebih besar pada persoalan banjir yang masih berulang ketika hujan turun.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved