PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan pasokan masker untuk menghadapi bencana kabut asap dalam kondisi mencukupi. Masker tersebut disiapkan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru dan 21 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kota.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengatakan pihaknya telah memastikan ketersediaan masker melalui Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
"Untuk ketersediaan masker, kita sudah pastikan ke dinas kesehatan, pasokan masker cukup," tegas Sekertaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Selasa (22/9/2026).
Selain memastikan stok masker, Zulhelmi juga mengingatkan seluruh puskesmas dan rumah sakit agar menjamin ketersediaan obat-obatan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat terpapar kabut asap.
Ia menegaskan, petugas kesehatan tidak boleh memberikan obat yang telah kedaluwarsa kepada pasien. Obat yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien.
Menurutnya, tenaga kesehatan juga harus terbuka kepada pasien mengenai jenis obat yang diberikan, termasuk tanggal kedaluwarsanya. Ia meminta agar obat yang masa pakainya sudah mendekati batas akhir tidak diberikan kepada masyarakat.
"Kita sudah pastikan ketersediaan obat-obatan, serta memastikan tidak ada yang kedaluwarsa. Kalau sudah mau habis masa pemakaiannya, kita minta evaluasi pengadaan hingga distribusi obat di puskesmas dan RSD Madani," paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, menyebutkan stok masker yang tersedia saat ini mencapai 200 ribu pieces.
Masker tersebut ditempatkan di RSD Madani Pekanbaru dan sejumlah puskesmas sebagai bagian dari kesiapan menghadapi dampak kabut asap.
"Kita memastikan pasokan masker mencukupi, sampai saat ini kita belum membutuhkan tambahan," ulasnya
Dinkes Pekanbaru juga membuka penyaluran masker bagi organisasi yang mengajukan permintaan kepada dinas. Di sisi lain, tim promosi kesehatan terus melakukan edukasi kepada masyarakat setiap hari mengenai bahaya paparan kabut asap.
"Mereka menyampaikan kampanye tentang dampak terpapar kabut asap, maka mereka imbau agar mengurangi aktivitas di luar ruangan. Apabila memang harus keluar, kenakan masker," ujarnya.
Pemko Pekanbaru melalui Dinkes mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kondisi udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap meningkat. Penggunaan masker juga dianjurkan bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah.