PEKANBARU – PSPS Pekanbaru terus menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan tim menghadapi Liga 2 Indonesia musim 2026-2027. Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama manajemen adalah posisi penjaga gawang dengan mendatangkan dua kiper anyar, Januarius Toa Meka dan Dicki Agung Setiawan.
Kehadiran dua pemain tersebut diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan sekaligus menciptakan persaingan sehat dalam memperebutkan posisi penjaga gawang utama Asykar Bertuah.
Januarius Toa Meka direkrut usai memperkuat Deltras Sidoarjo. Kiper asal Nusa Tenggara Timur itu dikenal memiliki postur ideal, refleks yang baik, serta pengalaman yang cukup matang di kompetisi sepak bola nasional.
Sebelum berseragam Deltras, Januarius juga pernah membela sejumlah klub di Indonesia. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi ketatnya persaingan di Liga 2 musim depan.
Sementara itu, Dicki Agung Setiawan bergabung dari Sumsel United. Penjaga gawang yang masih berada pada usia produktif ini dikenal memiliki kemampuan membaca arah bola, berani dalam duel udara, serta mampu menjaga ketenangan saat mengawal lini belakang.
Pengalamannya bersama Sumsel United diharapkan dapat menjadi tambahan kekuatan bagi PSPS dalam membangun pertahanan yang lebih kokoh.
Masuknya dua penjaga gawang baru membuat persaingan di bawah mistar gawang dipastikan semakin ketat. Pelatih kepala Akhyar Ilyas kini memiliki lebih banyak opsi untuk menentukan siapa yang layak menjadi pilihan utama.
Persaingan tersebut akan ditentukan berdasarkan performa para pemain selama menjalani latihan maupun pertandingan uji coba. Kiper yang mampu menunjukkan konsistensi terbaik berpeluang besar mengamankan posisi sebagai tembok terakhir PSPS pada musim kompetisi mendatang.
Pembenahan sektor penjaga gawang menjadi salah satu fokus utama tim setelah evaluasi musim 2025-2026. Saat itu, lini pertahanan PSPS dinilai belum tampil konsisten sehingga beberapa kali kehilangan poin akibat kebobolan pada momen-momen krusial.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang kini berusaha diperbaiki oleh jajaran pelatih. Akhyar Ilyas diyakini akan memaksimalkan seluruh potensi pemain agar PSPS memiliki organisasi pertahanan yang lebih solid dan mampu bersaing di papan atas Liga 2 Indonesia musim 2026-2027.