www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Latihan Intensif di Alcarràs, Veda Ega Optimistis Tampil Kompetitif di Moto3 Jerman
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Jangan Buang Sembarangan Lagi, Warga Pekanbaru Kini Bisa Tukar Sampah Jadi Uang Elektronik
Selasa, 07 Juli 2026 - 21:31:38 WIB
Waste station di Pekanbaru.(foto: int)
Waste station di Pekanbaru.(foto: int)

PEKANBARU - Pemko Pekanbaru terus memperkuat transformasi pengelolaan sampah berbasis teknologi. Setelah mengoperasikan satu fasilitas penukaran sampah digital, kini masyarakat dapat memanfaatkan dua unit waste station yang tersebar di sejumlah ruang publik untuk mengubah sampah non-organik menjadi saldo elektronik.

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Saat ini, dua waste station telah melayani warga, yakni di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas di Jalan Ahmad Yani dan RTH Ratu Kaca Mayang di Jalan Jenderal Sudirman.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan, jumlah fasilitas tersebut akan terus ditambah seiring meningkatnya minat masyarakat memanfaatkan layanan penukaran sampah berbasis digital.

"Saat ini di Kota Pekanbaru sudah beroperasi dua unit waste station," ujar Reza Aulia Putra, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, pemerintah juga tengah mempersiapkan pembangunan satu unit waste station tambahan. Namun, lokasi fasilitas baru tersebut masih belum diumumkan.

Penambahan jaringan waste station diharapkan mampu memudahkan masyarakat mengakses layanan pengumpulan dan pemilahan sampah non-organik.

Selain menjadi tempat penyetoran sampah, fasilitas ini juga mendukung penerapan ekonomi sirkular dengan menghubungkan sampah rumah tangga ke sistem daur ulang yang lebih terintegrasi.

Untuk memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat cukup membawa sampah non-organik ke lokasi waste station dan mengunduh aplikasi Rekosistem melalui telepon pintar.

Setelah proses verifikasi, setiap jenis sampah yang disetor akan dikonversi menjadi poin sesuai nilai ekonominya.

Adapun jenis sampah yang diterima meliputi plastik, kaca, kertas, kardus, logam, limbah elektronik, hingga minyak jelantah.

Reza menjelaskan, poin yang berhasil dikumpulkan dapat langsung dikonversi menjadi saldo elektronik melalui aplikasi.

"Warga bisa datang ke waste station, poin yang banyak dikumpulkan bisa langsung ditukar menjadi uang elektronik atau saldo digital ke aplikasinya," ucapnya.

DLHK Kota Pekanbaru juga berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mempercepat pengembangan layanan tersebut.

Ke depan, pemerintah menargetkan pembangunan waste station di kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi seperti Panam, Rumbai dan Tenayan Raya.

Langkah ini diharapkan memperluas jangkauan layanan sekaligus mendorong semakin banyak warga berpartisipasi dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Veda Ega.(foto: int)Latihan Intensif di Alcarràs, Veda Ega Optimistis Tampil Kompetitif di Moto3 Jerman
Bonus atlet Riau segera cair.(ilustrasi/int)Bonus Atlet Riau Segera Cair? Pemprov Pastikan SK Sudah Terbit, Tinggal Tahap Administrasi
Toyota LC 300 GR Sport untuk suap jabatan Sekdakab Kuansing diangkut KPK.(foto: tribunpekanbaru.com)Disembunyikan ke Pematangsiantar, KPK Sita LC Senilai Rp2 Miliar untuk Suap Jabatan Sekda Kuansing
Waste station di Pekanbaru.(foto: int)Jangan Buang Sembarangan Lagi, Warga Pekanbaru Kini Bisa Tukar Sampah Jadi Uang Elektronik
Buaya serang nelayan di Rohil.(ilustrasi/int)Nelayan Rohil Diserang Buaya saat Pasang Pukat di Kuala Jabon
  Sengketa tanah ulayat di Tenayan Raya.(ilustrasi/int)Pansus DPRD Riau Dalami Dugaan Mafia Tanah di Tenayan, Masyarakat Adat Minta Perlindungan
Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby dan Sekdakab Kuansing, Zulkarnain mengenakan rompi orange KPK.(foto: int)Bisa Nyuap Pakai LC Senilai Rp2 Miliar, Ternyata Segini Penghasilan Bulanan Sebagai Sekda Kuansing
Waduk PLTA Koto Panjang di XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.(foto: int)Meski Terik di Siang Hari, BPBD Kampar Pastikan Kondisi Belum Mengarah ke El Nino
Asisten I Setdaprov Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Riau, Zulkifli Syukur.(foto: mcr)Zakat Tak Lagi Sekadar Bantuan, Pemprov Riau Dorong Program Pemberdayaan Ekonomi
BPMP Riau libatkan 44 pengawas sekolah di Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Gandeng Pemkab Rohil, BPMP Riau Dorong Pengawas Sekolah Jadi Mitra Strategis Pendidikan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved