PEKANBARU - Mobilitas masyarakat di Provinsi Riau meningkat tajam selama periode libur panjang Iduladha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila. Dua ruas jalan tol utama di Riau, yakni Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar, mencatat lonjakan volume kendaraan yang signifikan dibandingkan hari normal.
PT Hutama Karya (Persero) mencatat Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar menjadi salah satu ruas dengan pertumbuhan trafik tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Pada 30 Mei 2026, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 9.403 unit atau meningkat 67,46 persen dibandingkan trafik normal.
Sementara itu, Tol Pekanbaru–Dumai yang menjadi jalur utama penghubung wilayah pesisir dan ibu kota Provinsi Riau juga mengalami peningkatan lalu lintas. Sebanyak 16.376 kendaraan tercatat melintas di ruas tol tersebut, atau naik 9,88 persen dibandingkan kondisi normal.
Plt. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, mengatakan secara keseluruhan trafik kendaraan di ruas tol yang dikelola Hutama Karya mengalami peningkatan selama masa libur panjang.
"Berdasarkan pemantauan trafik harian, total kendaraan yang melintas pada ruas tol beroperasi tercatat mencapai 139.061 kendaraan, atau meningkat 27,30 persen dibandingkan trafik normal. Hutama Karya secara berkelanjutan melakukan monitoring layanan operasional untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, kesiapan petugas di lapangan, serta memastikan seluruh fasilitas pendukung berfungsi optimal selama periode libur panjang," katanya.
Tingginya peningkatan kendaraan di Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar menunjukkan antusiasme masyarakat yang memanfaatkan akses tol menuju wilayah Sumatera Barat dan daerah perbatasan Riau. Ruas ini menjadi salah satu jalur favorit masyarakat untuk melakukan perjalanan selama musim liburan.
Di sisi lain, Tol Pekanbaru–Dumai tetap menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Riau. Ruas sepanjang lebih dari 130 kilometer tersebut terus menjadi pilihan utama pengguna jalan karena memangkas waktu tempuh secara signifikan dibandingkan jalur nasional.
Menghadapi lonjakan kendaraan selama libur panjang, Hutama Karya mengingatkan seluruh pengguna jalan tol agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima.
"Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, pengemudi dalam kondisi prima, saldo uang elektronik mencukupi, serta mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan yang berlaku. Apabila merasa lelah atau mengantuk, pengguna jalan diimbau untuk segera beristirahat di rest area terdekat dan tidak memaksakan perjalanan," imbau Hamdani.
Selain itu, Hutama Karya terus memperkuat layanan operasional melalui penempatan petugas di lapangan, pemantauan lalu lintas secara berkala, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman selama masa libur panjang.