PEKANBARU — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto hingga saat ini masih menuai pro dan kontra.
Lembaga Survei Opini Rakyat mencatat sebanyak 34,23 persen responden ternyata mengaku tidak mendukung program MBG. Sedangkan 64,04 persen warga Pekanbaru menyatakan mendukung program itu. Sementara itu, 1,73 persen lainnya tidak memberikan jawaban.
Ketua Lembaga Survei Opini Rakyat, Adlin mengatakan meski ada yang tidak mendukung, hasil survei menunjukkan mayoritas warga Pekanbaru mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Survei tersebut dilaksanakan pada 4 hingga 17 April 2026 dengan melibatkan 520 warga Pekanbaru yang telah memiliki hak pilih. Jumlah responden terdiri dari 260 laki-laki dan 260 perempuan yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru.
Pengumpulan data dilakukan oleh 53 mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau yang bertugas sebagai enumerator lapangan. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan sampling error sebesar 5 persen dan margin of error 4,5 persen.
Menurut Adlin, tingkat dukungan terhadap program MBG bahkan melampaui capaian suara pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 di Pekanbaru yang berada di angka 41,67 persen.
“Jika dibandingkan dengan basis dukungan elektoral pada Pilpres 2024, angka dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis ini jauh lebih tinggi. Artinya, masyarakat melihat program ini dari sisi manfaat yang dirasakan, bukan semata-mata dari preferensi politik,” tambahnya, Rabu (13/5/2026).