PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menemukan cara untuk merapikan halte Trans Metro Pekanbaru (TMP) tanpa menguras kas daerah.
Lewat skema kerja sama dengan pelaku usaha, pembangunan dan renovasi halte kini tak lagi bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan, kalau sebelumnya Pemko sempat menyiapkan hampir Rp15 miliar hanya untuk membangun beberapa halte TMP. Tapi kini, beban itu tak lagi ditanggung APBD.
"Dulu hampir Rp15 miliar dianggarkan hanya untuk beberapa halte. Sekarang kita gandeng pelaku usaha buat bantu perbaikan," kata Agung, Sabtu (3/1/2026).
Dengan pola kolaborasi ini, Pemko tetap bisa memperbaiki fasilitas transportasi publik tanpa mengganggu anggaran untuk program-program lain yang dianggap lebih mendesak.
Agung juga menegaskan, kerja sama dengan pihak swasta bakal terus diperluas, mengingat masih banyak halte TMP yang butuh sentuhan renovasi.
"Pemko Pekanbaru membuka ruang kolaborasi bagi badan usaha untuk bareng-bareng bangun kota secara berkelanjutan," tutupnya.