PEKANBARU — Sebaran titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera mencapai 4.127 titik pada Selasa (15/9/2026). Angka tersebut didominasi oleh Provinsi Sumatera Selatan yang mencatat jumlah hotspot paling tinggi.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Yudhistira, Selasa (15/9/2026), menyampaikan bahwa Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi, yakni mencapai 2.878 hotspot.
Berikut sebaran titik panas di sejumlah wilayah Sumatera:
· Jambi 285 titik
· Bengkulu 31 titik
· Lampung 468 titik
· Sumatera Selatan 2.878 titik
· Sumatera Barat 24 titik
· Sumatera Utara 12 titik
· Kepulauan Riau 15 titik
· Bangka Belitung 318 titik
· Riau 96 titik.
Untuk wilayah Riau, sebanyak 96 titik panas terpantau tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 70 titik.
Rinciannya, Kabupaten Bengkalis terdeteksi 1 hotspot, Kabupaten Kepulauan Meranti 1 titik, Kabupaten Kampar 4 titik, Kabupaten Pelalawan 6 titik, Kabupaten Rokan Hulu 1 titik, Kabupaten Siak 2 titik, Kota Dumai 7 titik, Kabupaten Indragiri Hilir 4 titik, dan Kabupaten Indragiri Hulu 70 titik.
Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas titik panas di Sumatera masih cukup tinggi, dengan sebagian besar hotspot terkonsentrasi di Sumatera Selatan. Sementara di Riau, sebaran tertinggi berada di wilayah Indragiri Hulu.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian, terutama di daerah yang mengalami peningkatan jumlah hotspot, karena titik panas dapat menjadi indikator awal adanya aktivitas kebakaran hutan dan lahan.