www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Digelar 6 Lokasi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Belajar dari Sengketa PAP Sawit Sumbar, Ekonom Unri Dorong Pemda dan Pengusaha Adu Data
Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:28:10 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - Sengketa Pajak Air Permukaan (PAP) yang melibatkan industri sawit di Sumatera Barat dinilai dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam membangun sistem perpajakan yang lebih transparan dan terukur.

Ekonom Universitas Riau (Unri), Dr. Dahlan Tampubolon, SE, M.Si, menilai persoalan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan kesediaan perusahaan memenuhi kewajiban pajak. Menurutnya, ketidakpastian mengenai objek pajak, dasar penghitungan, serta besaran tagihan juga menjadi faktor yang dapat memicu sengketa.

“Kasus sengketa PAP sawit di Sumbar menjadi bukti bahwa masalah utamanya bukan karena pengusaha enggan bayar pajak, tetapi karena ketidakpastian objek, dasar hitung dan angka tagihan yang dianggap main tembak,” ujar Dahlan, Selasa (18/8/2026).

Menurut Dahlan, pemerintah daerah memang dapat menggunakan data dan metode official assessment dalam menetapkan PAP. Namun, perhitungan tersebut harus didukung data yang mampu menggambarkan kondisi penggunaan air permukaan secara aktual.

Ia menjelaskan, perusahaan atau pabrik kelapa sawit (PKS) yang mengambil air dari sungai maupun waduk untuk kegiatan produksi pada prinsipnya dapat menjadi objek PAP. Namun, pemerintah perlu memiliki dasar yang jelas untuk membuktikan volume air yang benar-benar dimanfaatkan.

“Kalau pemerintah menghitung hanya menggunakan asumsi kapasitas produksi, luas kebun atau variabel lain yang tidak berkaitan langsung dengan penggunaan air, perusahaan wajar membawa bukti teknis untuk menguji perhitungan tersebut,” katanya.

Keberatan Pajak Bukan Berarti Menghindar

Dahlan menegaskan, perusahaan yang mengajukan keberatan maupun banding terhadap penetapan pajak tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai pengemplang pajak.

Menurutnya, mekanisme keberatan dan banding merupakan bagian dari proses untuk memastikan penetapan pajak sesuai ketentuan serta didukung data yang dapat diverifikasi.

Di sisi lain, ia juga meminta perusahaan bersikap terbuka mengenai penggunaan air permukaan yang menjadi dasar penghitungan PAP.

“Jangan perusahaan juga ngeles. Kalau memang mengambil air permukaan, buka data pemakaian riilnya,” ujarnya.

Karena itu, Dahlan menilai penyelesaian sengketa sebaiknya tidak berlarut-larut. Pemerintah daerah dan perusahaan perlu duduk bersama untuk melakukan verifikasi terhadap data penggunaan air.

Pemerintah, kata dia, dapat menunjukkan lokasi intake, alat ukur debit, serta formula Nilai Perolehan Air Permukaan (NPAP) yang digunakan dalam penghitungan.

Sementara itu, perusahaan dapat membuka catatan penggunaan air aktual sebagai bahan pembanding. Data dari kedua pihak kemudian dapat diverifikasi dan diaudit secara berkala.

Menurut Dahlan, keterbukaan data menjadi salah satu kunci untuk menciptakan sistem pemungutan pajak yang lebih adil sekaligus mencegah munculnya sengketa serupa di kemudian hari.

“Pajak adil itu bukan cuma soal ada aturan di atas kertas, tetapi soal transparansi hitungan di lapangan. Kalau data terang, sengketa pun hilang,” pungkasnya.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi Operasi Pasar Murah Pemprov Riau digelar di Pekanbaru, Siak, dan Rohil (foto/riki)Pekan Ini Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Digelar 6 Lokasi
Ilustrasi Karhutla masih membayangi wilayah Riau (foto/int)2.056 Hotspot Membara di Sumatra, Riau Cuma Terdeteksi 22 Titik
Ist.Tersangka Karhutla di Siak Ditangkap, Sempat Halangi Petugas Padamkan Api
Surat edaran Disdik Pekanbaru yang kembali memperpanjang pelaksanaan PJJ bagi peserta didik PAUD, TK, SD, dan SMP sederajat (foto/ist)Besok Siswa PAUD hingga SMP di Pekanbaru Kembali Belajar dari Rumah hingga Selasa
Pedro Acosta menang perdana di MotoGP Austria 2026 (foto/SC IG MotoGP)Acosta Menang Dramatis di MotoGP Austria, Martin Runner-up dan Marquez Terpuruk
  IAPW gelar malam kesenian, jadi wadah siswa dan guru unjuk bakat kesenian (foto/int)IAPW Gelar Malam Kesenian, Jadi Wadah Siswa dan Guru Unjuk Bakat Kesenian
Ilustrasi BMKG ramalkan wilayah Riau diguyur hujan (foto/int)Kabut Asap Masih Bayangi Riau Hari Ini, Pekanbaru Berpeluang Hujan
Disdikbud Rohil menggelar seminar penguatan SDM dan kelembagaan penggiat budaya (foto/afrizal)Disdikbud Rohil Gelar Seminar Penguatan SDM dan Kelembagaan Penggiat Budaya
Inovasi Mahasiswa Unilak manfaatkan sabut kelapa untuk mitigasi abrasi di Inhil (foto/ist)Mahasiswa Unilak Ubah Limbah Sabut Kelapa Jadi Pelindung Tebing Sungai di Inhil
Ilustrasi guru dan siswa berharap untuk kembali belajar di sekolah menguat (foto/int)Hujan Guyur Pekanbaru, Guru dan Siswa Berharap Belajar Kembali Tatap Muka
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved