www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
Jumat, 31 Juli 2026 - 16:54:36 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PEKANBARU – Realisasi penerimaan pajak alat berat di Provinsi Riau masih menjadi yang terendah dibandingkan jenis pajak daerah lainnya. Hingga 25 Juli 2026, penerimaan pajak alat berat baru mencapai Rp888 juta atau 23,6 persen dari target Rp3,8 miliar.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, capaian tersebut jauh di bawah realisasi sejumlah komponen pajak daerah lainnya.

Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari, mengatakan rendahnya realisasi pajak alat berat disebabkan kebijakan pemungutannya baru mulai diterapkan pada November 2025, sehingga implementasinya masih berlangsung secara bertahap.

"Yang terendah memang masih pajak alat berat karena pemungutannya baru mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2025, tepatnya bulan November," kata Ninno, Jumat (31/7/2026).

Meski demikian, Bapenda optimistis penerimaan pajak alat berat akan meningkat pada semester II 2026 seiring semakin optimalnya pelaksanaan pemungutan di lapangan.

Secara keseluruhan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau hingga 25 Juli 2026 telah mencapai Rp2,1 triliun atau 41,86 persen dari target Rp5,2 triliun.

Kontributor terbesar PAD masih berasal dari sektor pajak daerah dengan realisasi Rp1,8 triliun atau 45,99 persen dari target Rp3,9 triliun.

Dari seluruh jenis pajak daerah, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp744 miliar atau 51,21 persen dari target Rp1,4 triliun.

Sementara itu, penerimaan Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) juga mencatat kinerja positif. Dari target Rp5,4 miliar, realisasinya telah mencapai Rp3,2 miliar atau sekitar 60 persen.

Untuk komponen PAD lainnya, retribusi daerah terealisasi Rp4,2 miliar atau 29,52 persen dari target Rp14,3 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mencapai Rp129 miliar atau 20,88 persen dari target Rp618 miliar. Adapun lain-lain PAD yang sah terealisasi Rp223 miliar atau 36,38 persen dari target Rp613 miliar.

Bapenda Riau berharap seluruh sumber penerimaan daerah, termasuk pajak alat berat, dapat meningkat pada semester II 2026 sehingga target PAD tahun ini dapat tercapai.

Selain itu, pemerintah juga mengandalkan program pemutihan administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang berlangsung pada 1–31 Agustus 2026 untuk mendorong peningkatan penerimaan pajak daerah.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi.Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
The Premiere Hotel Pekanbaru beri diskon khusus untuk pemilik nama Agus (foto/ist)The Premiere Hotel Pekanbaru Hadirkan Promo Unik untuk Pemilik Nama Agus
Peserta sosialisasi berpoto bersama setelah sosialisasi Pencehagan Karhutla di Kantor Camat Peranap (29/07).Karhutla Jadi Ancaman, PT RPI dan Forkopimca Peranap Turun Langsung Edukasi Masyarakat
Elnusa memperkuat momentum pertumbuhan lewat kinerja operasional solid semester 1 2026 (foto/ist)Elnusa Perkuat Momentum Pertumbuhan Lewat Kinerja Operasional Solid
Ilustrasi emas Antam di Pekanbaru menguat (foto/int)Harga Emas Antam Pekanbaru Naik Lagi, Tembus Rp2,623 Juta/Gram
  Perjuangan RS Bhayangkara Polda Riau dampingi dua anak osteogenesis imperfecta (foto/ist)3,5 Tahun Dampingi Dua Anak 'Tulang Kaca', RS Bhayangkara Polda Riau Beri Penanganan Komprehensif Tanpa Biaya
LDII Rohil memperkuat karakter pemuda religius dan profesional (foto/afrizal)Permata CAI 2026: LDII Rohil Perkuat Karakter Pemuda Religius dan Profesional
Pemprov Riau mendorong peningkatan indeks inovasi daerah (foto/int)Potensi Peringkat IID Turun, Sekdaprov Riau Minta OPD Perkuat Inovasi
Ist.BRK Syariah Perkuat Dukungan Program Peremajaan Sawit melalui PKS Tiga Pihak Tahap V
58 ribu lebih bibit pohon tanaman hutan, PT SPM laksanakan rehabilitasi kawasan konservasi pasca-kebakaran (foto/ist)Hijaukan Kembali Hutan dengan 58.100 Bibit, PT SPM Rehabilitasi Kawasan Konservasi Usai Terbakar
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved