PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak tiga titik panas (hotspot) di Provinsi Riau pada Minggu (26/7/2026) sore.
Berdasarkan pemantauan satelit, ketiga hotspot tersebut masing-masing berada di Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Indragiri Hilir, dengan masing-masing satu titik.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, Minggu (26/7/2026) sore mengatakan, total titik panas yang terpantau di wilayah Sumatera mencapai 135 titik.
"Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera: 135," ujar Bella R. Adelia.
Sebaran hotspot di Pulau Sumatera meliputi Aceh 13 titik, Bengkulu 7 titik, Jambi 13 titik, Lampung 12 titik, Sumatera Barat 13 titik, Sumatera Selatan 43 titik, Kepulauan Bangka Belitung 31 titik, dan Riau 3 titik.
Untuk wilayah Riau, BMKG mencatat masing-masing satu titik panas berada di Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Indragiri Hilir.
Meski jumlah hotspot di Riau relatif sedikit dibandingkan provinsi lain, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas. BMKG juga mengingatkan agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.