www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
18 Posko Disiagakan, Riau Ubah Strategi Hadapi Ancaman Karhutla 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tak Main-main Cegah Karhutla, PT Arara Abadi-APP Group Bangun 34 Pos El Nino dan Tambah TRC
Rabu, 15 Juli 2026 - 17:24:15 WIB
FOM Head PT Arara Abadi-APP Group, Richard Sudinardo Sihombing (kanan) dan Pimpinan Operasional FOM PT Arara Abadi-APP Group, Fitra (kiri).(foto: barkah/halloriau.com)
FOM Head PT Arara Abadi-APP Group, Richard Sudinardo Sihombing (kanan) dan Pimpinan Operasional FOM PT Arara Abadi-APP Group, Fitra (kiri).(foto: barkah/halloriau.com)

SIAK – Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali meningkat saat musim kemarau, PT Arara Abadi-APP Group, memperkuat sistem pengendalian kebakaran melalui penerapan Integrated Fire Management (IFM) yang mengedepankan pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini dan respons cepat.

Strategi tersebut didukung pemanfaatan teknologi pemantauan modern, peningkatan jumlah personel, hingga penguatan kolaborasi dengan pemerintah serta aparat TNI dan Polri.

Fire Operation Management (FOM) Head PT Arara Abadi-APP Group, Richard Sudinardo Sihombing menjelaskan, perusahaan mengoperasikan Fire Situation Room (FSR) sebagai pusat kendali yang memantau kondisi di 26 distrik operasional.

Tidak hanya mengawasi area konsesi, pemantauan juga dilakukan hingga radius 5 kilometer di luar wilayah konsesi. Setiap indikasi hotspot langsung diverifikasi melalui pemeriksaan lapangan.

"Setiap hotspot yang muncul di luar konsesi dalam radius 5 kilometer akan langsung kami lakukan ground check. Jika ditemukan titik api (fire spot), tim Regu Pemadam Kebakaran (RPK) segera melakukan pemadaman agar tidak merambat masuk ke area konsesi," kata Richard kepada Halloriau.com, Rabu (15/7/2026).

Ia mengungkapkan, selama periode Januari hingga Juni 2026, PT Arara Abadi-APP Group telah menangani 35 kejadian karhutla, namun seluruhnya berada di luar kawasan konsesi perusahaan.

Antisipasi El Nino, Bangun 34 Pos Pengendalian

Menghadapi potensi musim kering akibat fenomena El Nino, perusahaan telah membangun 34 pos akses kontrol dan mitigasi yang tersebar di sejumlah wilayah rawan.

Sebanyak empat pos ditempatkan di Pelalawan dan enam pos berada di wilayah Duri. Seluruh pos melibatkan unsur gabungan TNI dan Polri sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Richard menuturkan, pembangunan pos siaga tersebut telah dipersiapkan sejak 2025 sebagai bagian dari strategi jangka panjang menghadapi ancaman karhutla.

Selain itu, perusahaan juga menambah kekuatan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan membagi wilayah operasi udara ke dalam tiga zona helikopter.

Saat ini PT Arara Abadi-APP Group memiliki delapan tim TRC, masing-masing beranggotakan tujuh personel, dan pada tahun ini akan diperkuat dengan penambahan tiga tim baru.

Situation Room Pantau 100 Menara dan CCTV

Pengawasan juga diperkuat melalui Situation Room di Perawang, Kabupaten Siak, yang menjadi pusat pemantauan seluruh aktivitas di kawasan konsesi.

Di lokasi tersebut, petugas memonitor kondisi lapangan melalui jaringan CCTV serta sekitar 100 menara pantau dengan tinggi mencapai 30 meter.

"Kamera CCTV ini bisa sampai ke radius 10 kilometer dari lokasi distrik kami. Sama dengan pemantauan lewat menara itu juga sampai 10 kilometer karena kita siapkan teropong," ujar Richard.

Pimpinan Operasional FOM PT Arara Abadi-APP Group, Fitra menambahkan, pengawasan turut didukung satelit melalui website resmi milik perusahaan, informasi BMKG, serta patroli udara menggunakan drone dan helikopter yang mampu memberikan informasi kondisi lapangan secara real time.

"Drone dan helikopter ini disiapkan untuk pemantauan daerah rawan. Jadi kami ke lokasi memantau langsung situasi untuk dilaporkan dan di-update dengan data satelit perusahaan dan juga milik BMKG," jelas Fitra.

Respons Cepat Jadi Kunci Pengendalian Api

Richard menegaskan, kecepatan menjadi faktor paling menentukan dalam mengendalikan karhutla.

Menurutnya, seluruh personel pemadam telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi, mulai dari teknik dasar pemadaman, Incident Command System (ICS), kepemimpinan, komunikasi, keselamatan kerja hingga teknik naik turun helikopter.

"Pemadaman ini sebenarnya bermain dengan waktu. Semakin lama petugas sampai, maka lahan terbakar semakin luas, sehingga pemadaman harus dilakukan secepat mungkin," katanya.

Apabila operasi berlangsung dalam waktu lama, personel RPK telah dipersiapkan untuk bertahan di lokasi dengan dukungan logistik yang memadai.

Tim juga dilengkapi berbagai peralatan khusus seperti nozzle tombak gambut Sambunesia, pompa berkapasitas besar, flapper, cangkul, sekop, pulaski, kompas, hingga perangkat GPS.

Didukung Helikopter Water Bombing

Dalam mendukung operasi udara, PT Arara Abadi mengoperasikan satu unit Bell 412 berkapasitas 2.000 liter untuk water bombing dan dua unit Kamov buatan Rusia yang mampu membawa hingga 5.000 liter air.

Seluruh armada didukung 26 helipad dan empat titik penyimpanan avtur yang tersebar di distrik operasional.

"Dengan adanya sarana helikopter ini, PT Arara Abadi-APP Group selalu aktif mendukung operasi pemadaman udara serta terlibat dalam Satgas Pencegahan dan Penanganan Karhutla di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang dipimpin Gubernur Riau dan para kepala daerah," ujar Richard.

Melalui kombinasi teknologi, sumber daya manusia yang terlatih, kesiapsiagaan selama 24 jam, serta kolaborasi lintas sektor, PT Arara Abadi-APP menegaskan komitmennya dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran sekaligus mendukung upaya pengendalian karhutla di Provinsi Riau.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Gubernur Riau tekankan aksi dini penanganan Karhutla di Riau.(foto: mcr)18 Posko Disiagakan, Riau Ubah Strategi Hadapi Ancaman Karhutla 2026
Apel kesiapsiagaan hadapi karhutla di halaman Mapolda Riau.(foto: risnaldi/halloriau.com)Agustus-September Jadi Periode Kritis El Nino, Riau Waspadai Karhutla hingga 2027
Kabid Perumahan Disperkim Rohil, Kudri.(foto: afrizal/halloriau.com)Pemkab Rohil Bedah 203 Rumah Warga Kurang Mampu, 67 Unit Sudah Mulai Digarap
Seberan level confidence puluhan titik panas di Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Riau Menyala, Siak hingga Inhu Terpantau Titik Panas Level Confidence Tinggi 80-100 Persen
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Riau Dikepung 43 Hotspot, Siak dan Inhu Menyala dengan 16 Titik Panas
  Masjid Raya Annur Riau.(foto: int)SF Hariyanto: Masjid Raya An-Nur Riau Harus Steril dari Kepentingan Politik
Karhutla di Riau.(ilustrasi/int)Karhutla Riau Tembus 15 Ribu Hektare, Mayoritas Terjadi di Kawasan Nonhutan
RAPP siagakan fire fighter dan peralatan operasional hadapi karhutla.(foto: risnaldi/halloriau.com)RAPP Siagakan 177 Pompa dan 1.209 Selang untuk Hadapi Karhutla Riau 2026
Ameera Hotel Wedding Showcase 2026.Ameera Hotel Pekanbaru Gelar Wedding Showcase 2026, Hadirkan Lebih dari 35 Vendor Wedding Terpercaya di Pekanbaru
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai meraih dua penghargaan di ajang ISRA 2026 (foto/ist)Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Dua Penghargaan di Ajang ISRA 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved