PEKANBARU – Rencana beroperasinya kembali Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada 17 September 2026 disambut positif oleh pelaku pariwisata di Riau.
Ketua DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Riau, Dede Firmansyah, berharap pembukaan kembali bandara tersebut diikuti dengan pengaktifan rute penerbangan langsung Pekanbaru-Bandung.
Menurut Dede, rute tersebut sudah lama dinantikan masyarakat, terutama mahasiswa asal Riau yang menempuh pendidikan di Bandung.
"Rute langsung Pekanbaru-Bandung memang sudah lama dinanti. Dulukan sudah pernah buka, tapi tutup sejak zaman Covid. Di Bandung itu cukup banyak anak-anak dari Pekanbaru yang kuliah, sehingga penerbangan langsung akan sangat memudahkan mobilitas mereka," kata Dede, Rabu (15/7/2026).
Ia menilai hadirnya kembali penerbangan langsung juga akan memberikan dampak positif bagi industri perjalanan wisata di Riau. Pelaku usaha travel memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan layanan dan paket perjalanan.
"Dengan adanya kembali rute Pekanbaru-Bandung, tentu akan membuka peluang bagi travel agent untuk kembali mengembangkan bisnisnya. Ini menjadi kabar baik bagi sektor pariwisata dan perjalanan," ujarnya.
Tak hanya itu, Dede melihat peluang kerja sama pariwisata yang lebih luas, termasuk menggaet wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia.
"Orang Malaysia juga cukup senang berwisata ke Bandung. Kalau rute ini kembali dibuka, kita bisa membuat paket wisata yang terintegrasi. Wisatawan Malaysia yang datang ke Riau bisa melanjutkan perjalanan ke Bandung melalui penerbangan langsung," jelasnya.
Sebaliknya, ASITA Riau juga berharap wisatawan dari Bandung semakin banyak berkunjung ke Pekanbaru dan daerah lain di Riau.
"Kami berharap ke depan bisa mengundang lebih banyak wisatawan dari Bandung untuk datang ke Pekanbaru. Ini akan menjadi peluang yang baik bagi pertumbuhan sektor pariwisata di kedua daerah," ucap Dede.
Ia juga menyoroti besarnya komunitas warga Sunda yang tinggal di Riau. Menurutnya, keberadaan penerbangan langsung akan menjadi solusi transportasi yang lebih praktis bagi mereka yang ingin pulang ke kampung halaman.
"Warga Sunda yang tergabung dalam paguyuban di Riau jumlahnya mencapai ribuan, belum termasuk yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Tentu mereka ingin perjalanan yang lebih cepat. Selama ini kalau melalui Jakarta masih harus melanjutkan perjalanan lagi, termasuk menggunakan kereta cepat Whoosh. Kalau ada penerbangan langsung ke Bandung, tentu akan jauh lebih mudah dan efisien," tuturnya.
Sebelumnya, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho juga menyambut baik rencana beroperasinya kembali Bandara Husein Sastranegara. Ia berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuka kembali rute penerbangan langsung Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menuju Bandara Husein Sastranegara Bandung, terlebih setelah Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Kota Bandung menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman.