www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
PKP Inhil Amankan Buaya dari Permukiman Warga, Masyarakat Diminta Waspada di Bantaran Sungai
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


329 Titik Api Terdeteksi di Riau, Kapolri Perintahkan Pencegahan Maksimal Sebelum Meluas
Rabu, 08 Juli 2026 - 20:36:01 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.(foto: kompas.com)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.(foto: kompas.com)

PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali menjadi perhatian nasional. Memasuki musim kemarau, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran memperkuat langkah pencegahan setelah teridentifikasi ratusan titik api yang tersebar di wilayah rawan.

Saat meninjau kesiapan penanganan karhutla di Kabupaten Kampar, Rabu (8/7/2026), Kapolri mengungkapkan hasil pemantauan menunjukkan terdapat 329 titik api yang berada di kawasan dengan luas sekitar 15.000 hektare dan membutuhkan penanganan cepat agar tidak berkembang menjadi kebakaran besar.

"Pada saat dilakukan pendalaman, kurang lebih ada titik api 329 titik yang perlu dilakukan pemadaman. Dan sampai saat ini termonitor beberapa titik api tersebut ada di luasan kurang lebih 15.000 hektar," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurutnya, kondisi tersebut mengharuskan seluruh unsur terkait meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini, mengingat Riau menjadi salah satu provinsi yang memiliki tingkat kerawanan karhutla tinggi setiap musim kemarau.

Dalam kunjungannya, Kapolri juga mengecek kesiapan personel dan sarana pendukung yang dimiliki berbagai instansi.

Ia mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga yang telah terbangun antara pemerintah, aparat keamanan, hingga sektor swasta.

"Tadi kita cek satu per satu, dan Alhamdulillah saya lihat bahwa seluruh stakeholder yang ada, ini mulai dari Basarnas, kemudian juga dari BNPB, BPBD, kemudian TNI-Polri, Manggala Agni, kemudian juga ada perusahaan-perusahaan swasta, dan juga seluruh kekuatan yang ada, semuanya bersatu. Dan ini tentunya yang kita butuhkan untuk menghadapi potensi Karhutla," kata Sigit.

Data dari BPBD menunjukkan sekitar 15.000 hektare lahan di Riau saat ini berada dalam pengawasan karena berpotensi mengalami kebakaran.

Setelah dilakukan verifikasi lapangan, sebanyak 329 titik api dinilai membutuhkan tindakan pemadaman secepatnya.

Kapolri menegaskan, karakteristik kebakaran hutan di Riau berbeda dibanding sejumlah daerah lain.

Provinsi ini memiliki dua periode rawan karhutla dalam satu tahun sehingga kewaspadaan harus terus dijaga.

Selain itu, potensi pengaruh fenomena El Nino diperkirakan dapat memperbesar risiko munculnya kebakaran apabila tidak diantisipasi secara maksimal.

"Di Riau ini kebakaran hutannya berbeda dibandingkan dengan wilayah lain. Jadi ada dua kali potensi kebakaran hutan, dan salah satunya yang kita hadapi adalah di bulan Juli, Agustus, mungkin sampai September," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Kapolri meminta seluruh jajaran memperkuat personel, memastikan kesiapan peralatan pemadaman, serta membangun lebih banyak sumur bor sebagai cadangan sumber air selama musim kemarau.

Selain kesiapan teknis, ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mematuhi seluruh regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

"Peraturan dari Pemerintah Daerah saya kira sudah ada, dari Pemerintah Pusat sudah ada, bagaimana terkait dengan tata aturan terkait dengan pembukaan kawasan, apalagi untuk dilakukan penanaman-penanaman yang tentunya semua ada aturannya," tegas Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri turut menyerahkan sejumlah bantuan peralatan untuk memperkuat penanganan karhutla di Riau.

Bantuan meliputi kendaraan roda dua untuk menjangkau lokasi titik api, alat berat, hingga perlengkapan pembangunan sumur bor.

Ia juga meminta sistem komunikasi antarpersonel tetap berjalan optimal sehingga koordinasi dengan command center dapat berlangsung cepat ketika proses pemadaman dilakukan.

Menutup arahannya, Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kelestarian hutan melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

"Yang paling utama adalah bagaimana menjaga sinergitas dan menjaga kolaborasi. Bagaimana kemudian ini kita sosialisasikan agar masyarakat sama-sama menjaga dan merawat hutan kita, sehingga semuanya bisa terjaga untuk masyarakat, untuk anak-anak cucu kita, dan generasi yang akan datang," tutup Sigit.

Sumber: kompas.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Proses evakukasi buaya di Inhil.(foto: mcr)PKP Inhil Amankan Buaya dari Permukiman Warga, Masyarakat Diminta Waspada di Bantaran Sungai
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.(foto: pgi)Muncul Lagi, Pemko Pekanbaru Siapkan Razia Tertibkan Warung Remang-Remang di Air Hitam
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.(foto: int)Sosok Sekdako Baru Pekanbaru? Agung Nugroho Pastikan Dipilih Berdasarkan Hasil Seleksi
 Mitsubishi New Xforce HEV.Mitsubishi New Xforce HEV Siap Ramaikan Pasar SUV Sumatera, Usung Teknologi Hybrid Terbaru
Peternak Madu Akasia, Bambang Sugeng (kiri) dan Forest Protection Head Minas PT Arara Abadi-APP Group, Aep Mahmudin (kanan).(foto: barkah/halloriau.com)Bambang Sugeng Kini Sukses Bangun Kerajaan Lebah di Tengah Hutan Akasia PT Arara Abadi-APP Group
  Indra Gunawan Eet minta maaf atas kericuhan yang terjadi di DPRD Riau (foto/ist)Akui Kericuhan di DPRD Riau Tak Pantas Terjadi, Eet: Kami Mohon Maaf
Telkomsel siapkan kopi gratis untuk pelanggan di Riau Bhayangkara Run 2026.(foto: istimewa)Tak Hanya Jaga Koneksi, Telkomsel Bawa Banyak Kejutan di Riau Bhayangkara Run 2026
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi (foto/int)Zulkardi Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pekanbaru, Tegaskan Korban Harus Dapat Keadilan
Anggota DPRD Kota Pekanbaru Fraksi PAN, Doni Saputra SH MH.(foto: mimi/halloriau.com)Doni Saputra Kawal Aspirasi Warga Senapelan, Perbaikan Jembatan Pasar Bawah Pekanbaru Jadi Prioritas
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Hotspot Sumatera Tembus 272 Titik, Riau Sumbang 13 Titik Panas Sore ini
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved