PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 74 titik panas (hotspot) terpantau di Pulau Sumatera pada Minggu (28/6/2026). Provinsi Riau menjadi salah satu wilayah dengan jumlah hotspot yang cukup tinggi, yakni mencapai 18 titik.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Mari Frystine, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan satelit, titik panas di Sumatera paling banyak terdeteksi di Sumatera Selatan dengan 28 titik, disusul Riau 18 titik, Jambi 16 titik, Sumatera Barat enam titik, Bengkulu lima titik, dan Aceh satu titik.
"Total titik panas di wilayah Sumatera pada hari ini sebanyak 74 titik. Di Provinsi Riau terpantau 18 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota," kata Mari Frystine, Minggu (28/6/2026).
Di Provinsi Riau, sebaran hotspot terdeteksi di Kota Dumai dua titik, Kabupaten Rokan Hulu dua titik, Kabupaten Siak empat titik, Kabupaten Pelalawan dua titik, Kabupaten Kuantan Singingi tiga titik, Kabupaten Indragiri Hilir satu titik, serta Kabupaten Indragiri Hulu empat titik.
BMKG mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas, sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi sedini mungkin.