PEKANBARU - Aksi damai yang digelar di kawasan Purna MTQ Pekanbaru, Kamis (18/6/2026), tak hanya berisi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekelompok massa yang didominasi emak-emak juga menyuarakan tuntutan agar Presiden Prabowo Subianto bertindak tegas terhadap para koruptor yang dinilai merugikan rakyat dan mengancam keberlangsungan program pro-masyarakat.
Sejak pagi, para peserta aksi terlihat membawa berbagai poster berisi dukungan terhadap Program MBG sekaligus pesan pemberantasan korupsi.
Mereka menilai program unggulan pemerintah tersebut telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga menciptakan peluang ekonomi baru.
Salah seorang peserta aksi, Imul, mengatakan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis sangat penting karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kami berharap program ini dapat tetap dilanjutkan pemerintah," kata Imul usai mengikuti aksi.
Menurutnya, selain membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah, program tersebut juga membuka lapangan pekerjaan melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Selain terpenuhinya gizi, juga memberikan lapangan pekerjaan yang banyak, terserapnya sayur-mayur serta bahan pokok dari petani dan pedagang pasar," ujarnya.
Dampak positif program itu juga dirasakan para orangtua. Yulianti, seorang ibu rumah tangga yang turut hadir dalam aksi, mengaku Program MBG membantu mengurangi pengeluaran keluarga sekaligus memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi.
"Kami selaku emak-emak sangat merasakan dampak positifnya, kami bisa melakukan penghematan," ungkap Yulianti.
Di tengah dukungan terhadap program tersebut, massa juga menyoroti pentingnya pemberantasan korupsi. Mereka menilai praktik korupsi selama ini menjadi salah satu faktor yang menghambat pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Koordinator aksi, Yuda, secara tegas meminta Presiden Prabowo untuk mengambil langkah keras terhadap para pelaku korupsi.
"Kami meminta Presiden Prabowo menangkap dan memenjarakan seluruh koruptor yang selama ini telah menyengsarakan masyarakat Indonesia," tegas Yuda.
Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi harus berjalan beriringan dengan pelaksanaan program-program yang berpihak kepada rakyat.
Dengan tata kelola yang bersih, manfaat program pemerintah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Melalui aksi damai ini, kami mengajak semua elemen bangsa termasuk mahasiswa untuk terus mendukung program yang berpihak kepada rakyat serta mendukung pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia demi menuju Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera," pungkasnya.