PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 295 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Sumatera pada Minggu (7/6/2026). Provinsi Riau menjadi daerah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni mencapai 60 titik, disusul Sumatera Barat 56 titik, Sumatera Selatan 43 titik, dan Jambi 40 titik.
Di Riau, sebaran titik panas paling banyak ditemukan di Kabupaten Rokan Hulu dengan 20 titik, diikuti Kabupaten Bengkalis 12 titik dan Kabupaten Kuantan Singingi 9 titik. Sementara itu, Kabupaten Indragiri Hilir tercatat 7 titik, Kabupaten Rokan Hilir 4 titik, Kabupaten Siak dan Indragiri Hulu masing-masing 2 titik, serta Kabupaten Kampar dan Pelalawan masing-masing 1 titik. Kota Dumai juga terpantau memiliki 2 titik panas.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi, mengatakan berdasarkan pemantauan satelit, jumlah hotspot di Sumatera masih cukup tinggi dan perlu menjadi perhatian bersama, terutama di wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Total terdeteksi 295 titik panas di wilayah Sumatera. Riau menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 60 titik, dengan konsentrasi tertinggi berada di Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 20 titik," ujar Gita Dewi, Minggu (7/6/2026).
BMKG mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di daerah yang mengalami peningkatan jumlah hotspot dalam beberapa hari terakhir.