PEKANBARU - Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sumatra kian nyata di pertengahan tahun ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan jumlah titik panas (hotspot).
Hingga Sabtu sore (6/6/2026), total ada 163 titik panas yang tersebar merata di berbagai provinsi di Sumatera, dengan Sumatra Selatan dan Riau menjadi penyumbang angka tertinggi.
Kondisi cuaca yang cenderung kering disinyalir memicu munculnya titik-titik rentan tersebut, sehingga memicu kewaspadaan tinggi bagi tim satgas karhutla daerah.
Berdasarkan data citra satelit terbaru, Sumatera Selatan menduduki posisi puncak dengan 33 titik panas.
Sementara itu, Provinsi Riau berada di peringkat kedua dengan total 31 titik panas, disusul Sumatera Barat dengan 27 titik.
"Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatra, Sabtu (6/6/2026) sore ada 163 titik," ujar Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun.
Secara terperinci, sebaran lengkap 163 hotspot di wilayah Sumatera sore akhir pekan ini meliputi Sumatera Selatan 33 titik, Riau 31 titik, Sumatera Barat 27 titik, Jambi 25 titik dan Bangka Belitung 13 titik.
Kemudian, Bengkulu 12 titik, Sumatera Utara 10 titik, Lampung 10 titik, Aceh 1 titik dan Kepulauan Riau 1 titik.
Khusus di Provinsi Riau, penyebaran 31 titik panas tidak merata di seluruh wilayah, melainkan terkonsentrasi di beberapa kabupaten penopang hutan dan perkebunan besar.
Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah yang paling diwaspadai dengan temuan 12 titik panas, disusul Rokan Hulu dengan 7 titik panas.
Sebaran hotspot di Provinsi Riau sore ini meliputi Kabupaten Bengkalis 12 titik, Rokan Hulu 7 titik, Kuantan Singingi 4 titik, Indragiri Hilir 4 titik, Indragiri Hulu 2 titik, Pelalawan 1 titik dan Siak 1 titik.
Mengingat fluktuasi cuaca yang cepat bergeser, BMKG terus mengimbau masyarakat dan pihak korporasi untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Koordinasi intensif antara BMKG, BNPB, dan Manggala Agni terus ditingkatkan demi mengantisipasi skenario terburuk kabut asap di wilayah Sumatera.