PEKANBARU – BMKG Stasiun Pekanbaru mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Riau, Sabtu (6/6/2026). Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada malam hingga dini hari.
Petugas BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Stasiun Pekanbaru, Mary Frystine, mengatakan kondisi cuaca pada pagi hari umumnya didominasi udara kabur hingga berawan. Hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah pesisir Kabupaten Rokan Hilir.
"Pada pagi hari kondisi cuaca umumnya udara kabur hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah pesisir Kabupaten Rokan Hilir," kata Mary Frystine.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan yang bersifat lokal berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.
Sementara pada malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, dan Kampar.
Kondisi serupa diperkirakan berlanjut hingga dini hari. Bahkan, hampir sebagian besar wilayah Riau berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di beberapa daerah.
"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, Pelalawan dan Indragiri Hilir pada malam atau dini hari," ujar Mary Frystine.
Untuk kondisi atmosfer, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–36 kilometer per jam.
Di sektor maritim, BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Riau berada pada kategori rendah, yakni berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Namun demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan.
"Waspada tinggi gelombang kategori sedang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di Perairan Rokan Hilir dan Perairan Dumai-Bengkalis," tutup Mary Frystine.