PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat sebanyak 113 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sumatera pada Selasa (26/5/2016).
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Putri mengatakan titik panas terbanyak terpantau di Sumatera Utara dengan total 40 hotspot, disusul Aceh 31 titik, Sumatera Selatan 15 titik, Sumatera Barat 12 titik, Jambi 7 titik, dan Riau 8 titik.
“Untuk wilayah Riau, total terdapat delapan titik panas yang tersebar di empat kabupaten,” ujar Putri, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, masing-masing titik panas di Riau terdeteksi di Kabupaten Pelalawan sebanyak dua titik, Kabupaten Bengkalis dua titik, Kabupaten Rokan Hulu dua titik, serta Kabupaten Rokan Hilir dua titik.
Munculnya hotspot tersebut menjadi perhatian serius karena dapat menjadi indikasi awal terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah cuaca panas dan minimnya curah hujan di sejumlah wilayah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat meluas saat kondisi cuaca kering.