PEKANBARU - Aktivitas titik panas di Pulau Sumatera masih terpantau meski jumlahnya relatif terbatas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat total 18 hotspot pada Jumat (8/5/2026) sore.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Mari Frystine menjelaskan, sebaran titik panas tersebut tersebar di beberapa provinsi dengan konsentrasi terbesar di Sumatera Selatan dan Riau.
“Total hotspot di wilayah Sumatera sore ini terpantau sebanyak 18 titik,” ujar Mari Frystine.
Berdasarkan pemantauan satelit, Riau menempati posisi kedua jumlah hotspot terbanyak setelah Sumatera Selatan.
Dari total tersebut, Riau menyumbang 7 titik panas, yang tersebar di Kabupaten Pelalawan 4 titik dan Kabupaten Siak 3 titik.
Kondisi ini membuat dua wilayah tersebut kembali menjadi perhatian dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Distribusi hotspot di Sumatera hari ini, meliputi Sumatera Selatan 8 titik, Riau 7 titik, Jambi 2 titik dan Bengkulu 1 titik.
Data ini menunjukkan aktivitas panas masih muncul sporadis di beberapa wilayah Sumatera, meski belum menunjukkan lonjakan signifikan.