PEKANBARU - Pemprov Riau resmi merombak struktur kepemimpinan PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Riau melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Pergantian posisi komisaris dan direksi ini menjadi langkah awal restrukturisasi perusahaan daerah agar lebih kompetitif dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.
Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Sri Irianto menyampaikan, proses administratif pasca-RUPS kini tengah diselesaikan. Pemerintah menargetkan akta notaris hasil rapat dapat rampung dalam waktu satu pekan.
“Setelah akta notaris selesai, kita akan segera membentuk pansel untuk menjaring calon direksi dan komisaris PT Jamkrida Riau,” ujarnya.
Pemprov Riau menegaskan bahwa proses penjaringan pimpinan baru akan dilakukan secara terbuka dan profesional. Kesempatan diberikan kepada seluruh talenta lokal yang memenuhi kriteria kompetensi dan integritas.
“Siapa saja putra-putri terbaik Riau bisa ikut seleksi, asalkan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan,” kata Sri Irianto.
Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat tata kelola perusahaan daerah sekaligus memastikan Jamkrida Riau dikelola oleh figur berkapasitas tinggi di bidang penjaminan kredit dan manajemen risiko.
Pergantian pucuk pimpinan diharapkan menjadi momentum transformasi Jamkrida Riau agar lebih agresif dalam mendukung pembiayaan usaha, khususnya sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Pemerintah daerah menaruh ekspektasi besar terhadap kepemimpinan baru agar mampu meningkatkan kinerja bisnis sekaligus memperbesar kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ini juga menjadi harapan dari Pelaksana Tugas Gubernur Riau terhadap jajaran direksi dan komisaris yang terpilih nantinya mampu membawa PT Jamkrida Riau menjadi lebih maju dan berdaya saing," sebutnya.
"Tidak hanya dari sisi tata kelola administrasi, tetapi juga dalam meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah,” tutupnya.