PEKANBARU - Penanganan pascaledakan pipa gas tanam milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, masih terus berlanjut. Perusahaan memastikan proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan aspek keselamatan dan pengamanan di lokasi kejadian.
Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, mengatakan tim teknis hingga kini masih fokus melakukan perbaikan pipa serta penguatan pengamanan di area terdampak. Selama proses tersebut berlangsung, penyaluran gas melalui jalur tersebut dihentikan sementara.
“Proses pemulihan, perbaikan, dan penguatan pengamanan masih berlanjut. Untuk sementara, pasokan gas dihentikan,” ujar Emil, Minggu (11/1/2026) malam.
Emil menambahkan, proses pemulihan diperkirakan memerlukan waktu sekitar tiga hingga lima hari sejak dimulainya penanganan pascaledakan. Seluruh tahapan perbaikan dilakukan sesuai standar keselamatan sebelum pipa kembali dioperasikan.
“Perkiraan proses pemulihan dan perbaikan sekitar tiga sampai lima hari sejak kemarin,” jelasnya.
Sebelumnya, Kapolres Indragiri Hulu AKBP Fahrian Saleh Siregar menyampaikan bahwa ledakan pipa gas terjadi pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Ledakan berasal dari pipa gas yang tertanam di dalam tanah.
“Ledakan pipa gas di dalam tanah terjadi sekitar pukul 01.00 WIB,” ujar Fahrian dalam keterangan tertulis.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut tidak disertai kebakaran, berbeda dengan kejadian serupa yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir. Saat ledakan terjadi, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan sedang hujan. Ledakan diduga kuat disebabkan oleh kebocoran pada pipa gas.
Dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, dampak ledakan menyebabkan sedikitnya lima unit rumah warga mengalami kerusakan, dengan satu rumah mengalami kerusakan paling parah karena berada sangat dekat dengan jalur pipa gas.
Usai kejadian, PT TGI langsung menutup aliran gas di lokasi. Petugas dari Polres Inhu dan Polsek Rengat Barat juga diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta pengamanan area.
Berdasarkan laporan petugas, ledakan terdengar cukup kuat hingga material tanah terpental dan mengenai rumah warga. Di lokasi kejadian terlihat lubang tanah berukuran cukup besar dan dalam.
Saat ini, PT TGI telah berkoordinasi dengan warga terdampak untuk membahas proses penyelesaian serta ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.