PEKANBARU – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Riau menunjukkan keseriusannya dalam mencetak kader-kader unggul melalui pelatihan public speaking yang digelar selama dua hari, 20–21 September 2025, di New Hollywood Hotel, Pekanbaru.
Mengusung tema "Kader Tangguh, Komunikasi Unggul, Pemuda Pancasila Mantab", pelatihan ini menjadi bagian dari program penguatan sumber daya manusia yang dilakukan oleh Bidang Kaderisasi MPW Pemuda Pancasila Riau.
Ketua Bidang Kaderisasi MPW Pemuda Pancasila Riau, Fithrizal, SH, MH menjelaskan bahwa diklat ini dirancang khusus untuk membekali para kader dengan kemampuan berbicara di depan umum, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan komunikasi.
"Public speaking bukan sekadar soal tampil di depan umum, tetapi bagaimana kader mampu menyampaikan ide, memimpin forum, dan membangun pengaruh yang positif. Ini menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan organisasi dan masyarakat ke depan," ujar Fithrizal, Senin (22/9/2025).
Pada tahap awal, pelatihan diikuti oleh pengurus Bidang Kaderisasi MPW PP Riau dan PW BPK Riau. Ke depan, pelatihan serupa akan digelar kembali dalam tahap lanjutan yang terbuka untuk pengurus MPW PP Riau secara lebih luas.
Diklat menghadirkan dua trainer profesional yakni Coach Sirajuddin dan Coach Memi Yanti, yang dikenal sebagai penulis buku Wow Public Speaking dan merupakan trainer bersertifikat dari BNSP RI serta pendiri Public Speaking Academy. Keduanya memberikan materi intensif yang membekali peserta dengan teknik komunikasi efektif dan penguasaan panggung.
Selain materi, peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas seperti sertifikat, snack box, makan siang, coffee break, buku catatan, t-shirt, door prize, dan bonus materi pelatihan seputar pasar modal.
Fithrizal menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas kader agar lebih adaptif, memiliki daya saing, dan siap tampil di berbagai ruang publik.
"Kami ingin kader Pemuda Pancasila Riau tidak hanya kuat secara internal organisasi, tapi juga unggul dalam kemampuan komunikasi. Dengan begitu, mereka bisa hadir sebagai sosok yang berdampak luas bagi masyarakat," ungkapnya.
Sekretaris MPW Pemuda Pancasila Provinsi Riau, Victor Yonathan, turut mengapresiasi inisiatif Bidang Kaderisasi dalam menyelenggarakan diklat ini. Ia menilai, kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas kader, khususnya di bidang komunikasi publik.
Menurut Victor, penguasaan public speaking merupakan keterampilan esensial yang wajib dimiliki setiap kader agar mampu menyampaikan gagasan secara efektif, baik dalam forum organisasi maupun dalam konteks sosial kemasyarakatan.
"Public speaking adalah modal penting. Kader harus tampil sebagai representasi organisasi yang tangguh, komunikatif, dan berwibawa. Kami sangat mendukung program ini," kata Victor.
Ia berharap, ilmu yang didapatkan dalam pelatihan ini tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga setiap kader mampu menjadi figur yang inspiratif, komunikatif, dan membawa energi positif di tengah masyarakat. (rilis)