www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Firespot Terdeteksi dari Udara, Tim Manggala Agni Diterjunkan ke Pulau Mendol
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kasus Rabies Riau Tembus 10, Pekanbaru dan Tiga Daerah Lain Jadi Sorotan
Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:59:52 WIB
Kasus rabies di Provinsi Riau terus menjadi perhatian. Hingga 21 Agustus 2025, tercatat sudah 10 kasus positif rabies yang tersebar di empat kabupaten/kota di Riau. (Foto: Tribun Pekanbaru)
Kasus rabies di Provinsi Riau terus menjadi perhatian. Hingga 21 Agustus 2025, tercatat sudah 10 kasus positif rabies yang tersebar di empat kabupaten/kota di Riau. (Foto: Tribun Pekanbaru)

PEKANBARU - Kasus rabies di Provinsi Riau menjadi perhatian serius setelah 10 kasus positif terkonfirmasi di empat kabupaten/kota hingga 21 Agustus 2025. 

Data ini menunjukkan peningkatan signifikan, terutama setelah sembilan warga Pekanbaru digigit anjing yang positif rabies.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau, drh Faralinda Sari, mengungkapkan bahwa kasus terbanyak tercatat di Kota Pekanbaru dengan empat kasus. Disusul Bengkalis dengan tiga kasus, Siak dua kasus, dan Dumai satu kasus.

“Kasus terbaru di Pekanbaru terjadi pekan lalu ketika sembilan warga tergigit anjing yang positif rabies. Untungnya, seluruh korban segera mendapat penanganan medis sehingga sampai saat ini belum ada korban jiwa,” tutur Faralinda pada Selasa (26/8/2025).

Untuk menekan laju penyebaran penyakit ini, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PKH kini gencar melakukan vaksinasi gratis pada hewan penular rabies (HPR). Faralinda menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat krusial dalam upaya pencegahan ini.

“Sekitar 90 persen kasus rabies ditularkan anjing. Karena itu, kami mengimbau pemilik anjing untuk tidak melepasliarkan hewannya. Anjing harus diberi makan cukup, dirawat, dan tetap berada di dalam pagar rumah,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan mendukung penuh program vaksinasi rabies agar kasus di Riau tidak terus bertambah. 

Faralinda juga mengingatkan, setiap kasus gigitan hewan harus segera dilaporkan ke puskesmas atau puskeswan untuk mendapatkan penanganan cepat.

“Rabies adalah penyakit yang mematikan jika terlambat ditangani,” tegasnya.

Rabies adalah penyakit infeksi virus mematikan yang menyerang otak dan sistem saraf pusat. Penyakit ini umumnya ditularkan ke manusia melalui gigitan, cakaran, atau jilatan dari hewan terinfeksi seperti anjing, kucing, kera, dan kelelawar. Virus Lyssavirus menyebar melalui air liur hewan tersebut.

Gejala rabies pada manusia biasanya muncul 2 hingga 8 minggu setelah terpapar, namun bisa lebih cepat jika luka gigitan dekat dengan otak.

Gejala awal meliputi demam, sakit kepala, kesemutan di area gigitan, gelisah dan halusinasi, kejang otot, takut air (hidrofobia) dan takut cahaya (fotofobia), serta produksi air liur berlebihan.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berujung pada koma dan kematian.

Pencegahan terbaik adalah dengan melakukan vaksinasi rutin pada hewan peliharaan. 

Jika Anda atau seseorang di sekitar Anda tergigit oleh hewan yang dicurigai rabies, segera lakukan langkah penanganan pertama, yakni cuci luka dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit, oleskan antiseptik dan  segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksin dan serum antirabies. (*)

 

Sumber: Tribun Pekanbaru
Editor: M Iqbal


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Tim Manggala Agni tiba di Pulau Mendol.(foto: mcr)Firespot Terdeteksi dari Udara, Tim Manggala Agni Diterjunkan ke Pulau Mendol
Pemprov Riau buka seleksi Direktur Jamkrida Riau.(foto: int)aTargetkan PAD Naik, Pemprov Cari Nahkoda Baru Jamkrida Riau
Kegiatan forum diskusi publik PWI bersama BPKAD Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Banyak Keluhan Layanan, PWI Dorong BPKAD Kuansing Transparan
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau, H Zulkifli Syukur.(foto: ultra/halloriau.com)Persiapan Sudah 70 Persen, Kuansing Mantap Jadi Tuan Rumah MTQ Riau 2026
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Rohil, Roy Azlan AP, MSi (foto/afrizal)Meski Efisiensi Anggaran, Pelayanan Administrasi Kependudukan di Rohil Tetap Lancar
  Tol Lingkar Pekanbaru hampir rampung.(foto: mcr)Tol Lingkar Pekanbaru Siap Hubungkan Dua Ruas Strategis JTTS
Kegiatan syukuran Program Studi D3 Teknologi Pulp dan Kertas Unri yang meraih akreditasi unggul.(foto: fitri/halloriau.com)Kolaborasi RAPP dan Kampus Berbuah Manis, Prodi Pulp dan Kertas Unri Raih Akreditasi Unggul
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby.(foto: ultra/halloriau.com)Jelang MTQ Riau 2026, Kuansing Minta Jalan Provinsi Segera Diperbaiki
Momen peringatan HPN dan HUT ke -80 PWI di Kantor PWI Riau.(foto: istimewa)Momentum HPN dan HUT ke-80, PWI Riau Soroti Tantangan Media Masa Depan
Tersangka dan barang bukti kasus ilegal logging dilimpahkan ke Kejari Pelalawan.(foto: mcr)Kasus Ilegal Logging SM Kerumutan P-21, Dalang Pembalakan Diburu
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved