www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Silaturahmi ke RPBD di Kuansing, Ini Harapan Dit Intelkam Polda Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Paket NC PT Adhi Karya-Jaya Konstruksi KSO
Satker PPP Riau dan Kontraktor Kembali Rekondisi Jalan Rusak Terdampak IPAL
Jumat, 21 Oktober 2022 - 11:05:14 WIB
Pekerjaan rekondisi jalan (pengaspalan) di ruas Jl Alimudinsyah pada tanggal 4 Oktober 2022 sepanjang 185,5 meter. Foto Ist
Pekerjaan rekondisi jalan (pengaspalan) di ruas Jl Alimudinsyah pada tanggal 4 Oktober 2022 sepanjang 185,5 meter. Foto Ist

PEKANBARU - Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Riau bersama kontraktor proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Paket North Catchment (NC) di Kota Pekanbaru, PT Adhi Karya-Jaya Konstruksi (KSO) kembali melakukan rekondisi jalan (pengaspalan) beberapa lokasi terdampak proyek IPAL yang dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan saat ini.

Kegiatan rekondisi jalan atau pengaspalan yang dilakukan tersebut sudah menjadi tanggung jawab dan komitmen pihak kontraktor untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat sebelum masyarakat benar-benar bisa menikati manfaat proyek yang cukup memakan waktu hingga tiga tahun tersebut.

PPK Sanitasi Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Riau, Taufik Hidayat didampingi Nico, perwakilan dari PT Adhi Karya-Jaya Konstruksi (KSO) mengungkapkan, pihaknya dari penyedia jasa proyek perpipaan air limbah Kota Pekanbaru tetap berkomitmen dan bertanggungjawab atas dampak proyek IPAL khususnya kerusakan jalan yang dikeluhkan masyarakat khususnya pengguna jalan.

Dijelaskan, paket NC saat ini masih dalam masa konstruksi yaitu pekerjaan pemasangan pipa (metode pipe jacking dan galian terbuka), pembangunan rumah pompa dan pekerjaan pendukung lainnya, sampai tahun 2023.


Rekondisi jalan (pengaspalan) di sebagian Jalan Teratai bawah pada 2 Oktober 2022 lalu.

Selama masa pelaksanaan hingga pemeliharaan nanti, kegiatan tersebut tetap dalam pengawasan pemilik pekerjaan (Kementerian PUPR), konsultan pengawas, serta masyarakat, jika ada lokasi-lokasi yang perlu perbaikan tentunya menjadi tanggung jawab kontraktor untuk memperbaiki hasil pekerjaan hingga masa pemeliharaan  berakhir nantinya, agar jaringan perpipaan air limbah bisa difungsikan sebagaimana tujuannya.

"Penyedia jasa pada seluruh paket pekerjaan bertanggung jawab penuh untuk melakukan rekondisi jalan yang menjadi tanggung jawab dari proyek perpipaan air limbah Kota Pekanbaru," kata Taufik, Jumat (21/10/2022).

Dijelaskan, saat ini telah dilaksanakan rekondisi jalan (pengaspalan) di sebagian Jalan Teratai bawah pada tanggal 2 Oktober 2022 sepanjang 282,93 meter. Sisa ruas jalan Jl Teratai bawah yang belum dilaksanakan rekondisi jalan yaitu sepanjang 1104,78 meter karena kondisi jalan yang basah akibat limpahan air dari drainase yang tersumbat oleh sampah. Pengasapalan  pada ruas jalan ini akan dilanjutkan pada tanggal 25 Oktober 2022 mendatang, untuk ruas Jl Teratai bawah ini pemasangan perpipaan air limbah dilaksanakan dengan metode open trench.


Pekerjaan rekondisi jalan (pengaspalan) di ruas Jl M Yamin pada tanggal 3 Oktober 2022 sepanjang 221,69 meter.

Selain itu, juga telah dilaksanakan pekerjaan rekondisi jalan (pengaspalan) di ruas Jl Alimudinsyah pada tanggal 4 Oktober 2022 sepanjang 185,5 meter dimana untuk ruas jalan ini pemasangan perpipaan air limbah dilaksanakan dengan metode open trench.

Selanjutnya pekerjaan rekondisi jalan (pengaspalan) di ruas Jl M Yamin pada tanggal 3 Oktober 2022 sepanjang 221,69 meter dimana untuk ruas jalan ini pemasangan perpipaan air limbah dilaksanakan dengan metode open trench.

Dipaparkan, pihak kontraktor juga tel;ah menyelesaikan pekerjaan rekondisi jalan (pengaspalan) di beberapa lokasi, diantaranya Jalan A Yani sepanjang 689,62 meter, Jalan Melati sepanjang 394,33 meter, Jalan Sam Ratulangi 127,22 meter, Jalan Seroja 650,53 meter, Jalan Alimudinsyah sepanjang 185,15 meter, Jalan M Yamin bagian sebelah kiri 221,69 meter dan Jalan Teratai bawah (1) sepanjang 282,93 meter.