www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Kapolri Bakal Copot Kapolda dan Pejabat Mabes Polri Terlibat Bisnis Judi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Rakor Gubernur Se-Sumatera, Gubri Syamsuar Paparkan 9 Masalah, Anjloknya Harga Sawit Hingga Kemiskinan
Kamis, 30 Juni 2022 - 10:12:16 WIB
Gubri Syamsuar memaparkan masalah yang dimiliki semua provinsi di Pulau Sumatera, termasuk harga sawit (foto/rinai)
Gubri Syamsuar memaparkan masalah yang dimiliki semua provinsi di Pulau Sumatera, termasuk harga sawit (foto/rinai)

PEKANBARU- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar memaparkan 9 permasalahan yang secara umum dimiliki oleh semua provinsi yang ada di Pulau Sumatera. Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) gubernur se-Sumatera di Grand Ballroom Hotel Premiere, Pekanbaru, Kamis (30/6/2022).

"Permasalahan pertama adalah belum optimalnya pengembangan potensi unggulan berbasis sumber daya alam," kata dia.

Kedua, lanjut Gubri, adalah belum optimalnya integrasi konektivitas intrawilayah dan antarwilayah serta belum optimalnya hubungan internasional sebagai pintu gerbang perdagangan barang dan jasa. Padahal, kata Gubri, Pulau Sumatera khususnya Provinsi Riau, Aceh dan Kepulauan Riau berbatasan langsung dengan negara lain.

"Ketiga belum optimalnya pengelolaan dan kualitas belanja APBD dan dana Otonomi Khusus Aceh, keempat masih tingginya ketimpangan pembangunan terutama wilayah Sumatera bagian barat, dan tingginya tingkat kemiskinan terutama pada wilayah Sumatera bagian utara," ujarnya.

Permasalahan kelima yang dipaparkan Gubri yaitu belum adanya pusat perdagangan komoditas (trading house) yang terintegrasi, serta masih rendahnya perkembangan usaha koperasi dan UKM sebagai dasar penguatan struktur perekonomian lokal.

"Keenam belum stabilnya harga komoditi karet dan sawit yang diikuti dengan turunnya kualitas produk, serta kurang kompetitifnya harga gas untuk kegiatan industri sehingga menghambat laju produktivitas industri," jelasnya.

Gubri juga menyoroti masih terdapatnya praktik penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) di provinsi-provinsi yang berbatasan wilayah perairan laut dengan negara lain, serta praktik penanaman, perdagangan, dan pemanfaatan tanaman ganja secara ilegal sebagai permasalahan ketujuh.

"Ke delapan tingginya potensi konflik pada kawasan perbatasan Natuna, khususnya di Zona Ekonomi Eksklusif. Dan kesembilan masih rentannya ketahanan fisik dan sosial atas perubahan iklim, bencana, polusi, dan abrasi pantai khususnya pulau-pulau di perbatasan negara, serta rentan terhadap kesenjangan sosial dan kemiskinan perdesaan dan perkotaan," jelasnya.

Dalam rakor itu tampak hadir secara langsung Wakil Menteri Dalam Negeri, Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Kepulauan Riau, Gubernur Lampung, Gubernur Bengkulu, Gubernur Jambi dan Gubernur Bangka Belitung. Sementara itu untuk Provinsi Aceh dan Sumatera Utara diwakili oleh Kepala Bappeda dan Sumatera Selatan dihadiri oleh Wakil Gubernur. (*)

Penulis: Rinai
Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kapolri Listyo Sigit PrabowoKapolri Bakal Copot Kapolda dan Pejabat Mabes Polri Terlibat Bisnis Judi
Personel Brimobda Riau terlihat sibuk mengurai kemacetan yang terjadiMantap, Personel Brimobda Riau Urai Kemacetan
Bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi menggunakan kursi roda keluar dari gedung Jampidsus Kejagung usai jalani pemeriksaan terkait kasus korupsi dan penyerobotan lahan di Inhu.(foto: int)KPK Berencana Gabungkan Penuntutan Surya Darmadi dengan Kejagung
Proses evakuasi 3 crew kapal tongkang dari dalam tangki pelampung kapal.(foto: bayu/halloriau.com)3 Crew Kapal Tongkang Terjebak di Tangki Pelampung, Satu Tewas Kehabisan Oksigen
Gubernur Riau Syamsuar di kebun cabai di Siak.(foto: int)Gubri Bakal Datangkan Cabai dari Sumut dan Gerakkan BUMDes Tekan Inflasi
  Gubernur Riau, SyamsuarJokowi Sindir Inflasi Tinggi di Riau, Begini Respons Gubernur Syamsuar
Ilustrasi.(int)Pasien Covid-19 Sembuh di Riau Hari ini Tambah 35 Orang
Gubernur Riau Syamsuar menerima uang Rupiah kertas baru TE 2022 dari Kepala BI Perwakilan Riau M Nur usai peluncuran 7 uang Rupiah kertas baru TE 2022 secara virtual.(foto: mcr)Gubri Minta BI Riau Gencar Sosialisasi Uang Rupiah Kertas Baru TE 2022
Kepala BI Perwakilan Riau, M Nur.(foto: mcr)Uang Rupiah Kertas Baru TE 2022 Lebih Sulit Dipalsukan dan Ramah Tunanetra
Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil melakukan peninjauan lahan perkebunan kelapaPulau Rangsang, Kepulauan Meranti Akan Dibangun Sentra Kelapa
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Semarakkan HUT ke-77 RI
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved