Otomotif
BREAKING NEWS :
Harga Minyakita Meroket, DPRD Pekanbaru: Solusi Pemerintah Hanya Teori untuk PHP Masyarakat
 


Pajak Kendaraan Tahun 2025 Naik, Pabrikan Motor di Tanah Air Masih Optimis
Kamis, 26 Desember 2024 - 12:13:52 WIB
Pabrikan motor tetap optimis di 2025.(ilustrasi/int)
Pabrikan motor tetap optimis di 2025.(ilustrasi/int)

JAKARTA - Industri otomotif Tanah Air menghadapi tantangan besar pada tahun 2025. Pemerintah berencana menaikkan pungutan pajak, termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen dan opsen pajak, yang diprediksi berdampak signifikan pada harga motor.

Kenaikan ini memicu kekhawatiran terhadap daya beli masyarakat, penurunan produksi, hingga risiko pemutusan hubungan kerja (PHK).

Secara umum, pasar sepeda motor di Indonesia masih menjanjikan. General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM), Ahmad Muhibbudin, menyoroti peluang besar di sektor ini.

“Kalau secara potensi market, kita itu potensinya besar. Pertama, jumlah penduduknya banyak. Densitas kepemilikan sepeda motor masih bisa digarap lagi," ujar Muhibbudin dilansir detik.com.

"Kemudian, faktor keberadaan motor sebagai alat transportasi produktif itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat, ke mana-mana naik motor itu efektif, efisien,” sambungnya.

Namun, ia mengakui, tantangan besar mengintai industri pada 2025.

“Hanya saja, tahun 2025 banyak sekali tambahan-tambahan beban buat masyarakat. Mungkin ini bakal menjadi tantangan tersendiri buat industri otomotif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), Sigit Kumala, memperkirakan penerapan opsen pajak dapat membuat pasar terkoreksi hingga 20 persen.

“Kami khawatir pasar justru akan tertekan hingga 20 persen tahun depan karena faktor opsen pajak ini,” kata Sigit.

Penurunan penjualan di pasar domestik berisiko memicu efek domino di seluruh rantai bisnis industri sepeda motor.

Penurunan permintaan akan memaksa produsen memangkas produksi, yang berdampak langsung pada pengurangan kebutuhan suku cadang. Hal ini, pada gilirannya, dapat mengakibatkan pengurangan tenaga kerja di sektor manufaktur dan pemasok.

“Kalau terjadi kenaikan harga, biasanya kita transfer kenaikan ke konsumen. Tapi jika konsumen tidak mampu membeli motor, otomatis produksi berkurang, dan ini akan berimbas ke seluruh rantai pasok, dari tier 1 hingga tier 3. Besar kemungkinan akan terjadi pengurangan karyawan,” ungkap Muhibbudin.

Selain itu, sektor pendukung seperti pembiayaan dan asuransi juga berpotensi terkena dampak negatif.

“Kalau barang yang dibiayai berkurang, otomatis kinerja industri pembiayaan terganggu,” jelasnya.

Kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap daya saing industri otomotif Indonesia di kancah global, terutama di ASEAN.

Negara-negara tetangga seperti Vietnam, misalnya, mempertahankan kebijakan pengurangan PPN dari 10 persen menjadi 8 persen hingga Juni 2025.

Sebaliknya, Indonesia justru menambah beban pajak, termasuk PPN, PKB, dan BBNKB.

“Jika ini semua diberlakukan dan dipertahankan dalam jangka panjang, kami khawatir daya saing industri kita melemah. Ini kurang positif untuk iklim investasi,” tuturnya.

Industri otomotif kini dihadapkan pada tugas berat untuk menemukan solusi agar tetap kompetitif. Muhibbudin menyatakan bahwa pihaknya tengah mencari cara untuk mengatasi beban tambahan ini.

“Kami coba berusaha mencari solusi dari sisi produsen, baik itu efisiensi produksi maupun strategi lain. Tapi ini memang tantangan yang tidak mudah,” pungkasnya.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Minyakita di Pekanbaru dijual di atas HET.(ilustrasi/int)Harga Minyakita Meroket, DPRD Pekanbaru: Solusi Pemerintah Hanya Teori untuk PHP Masyarakat
Gudang milik terduga narkoba di Rantau KopaR, Rohil dibakar warga yang geram.(foto: tribunpekanbaru.com)Warga Rantau Kopar: Narkoba Tak Diberantas, Aksi akan Lanjut Berjilid-jilid!
Marc Marquez crash di Sirkuit Le Mans, Prancis.(foto: int)Marc Marquez Bakal Jalani Operasi Ganda dan Absen Dua Seri MotoGP 2026 Usai Crash di Le Mans Prancis
Veda Ega finis keempat di Moto3 Prancis 2026.(foto: int)Moto3 Prancis 2026 Dramatis! Veda Ega Pratama Bangkit dari Posisi Belakang, Finis Keempat
Separuh Jalan Muara Lembu–Pangkalan Indarung Amblas.(foto: tribunpekanbaru.com)Separuh Jalan Muara Lembu–Pangkalan Indarung Amblas, Warga Kuansing Khawatir Akses Putus Total
  Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: int)Ribuan Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa Dana Sawit, Pemprov Siapkan Rp62 Miliar Lagi
Jorge Martin raih podium di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Salip di Lap Akhir! Jorge Martin Rebut Podium MotoGP Prancis 2026
Bupati Rohil, H Bistamam didampingi Ketua TP-PKK Tatik Sri Rahayu saat mengunjungi pelaku UMKM di kawasan CFD seputaran Taman budaya, Batu 6 Bagansiapiapi.(foto: afrizal/halloriau.com)CFD Perdana Disambut Antusias Warga Bagansiapiapi, UMKM Lokal Ikut Terdongkrak
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)38 Hotspot Sumatera Sore ini, Riau Sumbang 3 Titik Panas
Ketua Baznas Provinsi Riau, H Masriadi Hasan.(foto: int)Baznas Riau Targetkan Zakat Rp70,4 Miliar untuk Beasiswa 1.570 Mahasiswa, Ini Kategorinya
Komentar Anda :

 
 

Suzuki.
Emisi Gas Buang Suzuki
Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
 
 
 
MobiL
Warga Panam Jadi Pemenang Daifest 2025 Berhadiah Mobil All New Xenia
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved