Otomotif
BREAKING NEWS :
Tak Permanen, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama di Riau Hanya Sampai 31 Desember 2026
 


Oli Mesin yang Cocok untuk Mobil Berusia di Atas 5 Tahun
Sabtu, 01 Juni 2024 - 05:45:08 WIB
ilustrasi ganti oli.
ilustrasi ganti oli.

PEKANBARU - Mobil dengan durasi pemakaian lebih dari 5 tahun bisa dikatakan kondisinya tidak sama dengan baru, termasuk kondisi internal mesin.

Seiring pemakaian mobil maka potensi terjadinya keausan komponen yang bergerak dan bergesekan cukup tinggi. Sehingga, dikhawatirkan membutuhkan oli lebih kental. Lantas, benarkah demikian?

Muchlis, Pemilik Bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo mengatakan oli mesin untuk mobil di atas 5 tahun bisa dikatakan bukan mobil baru lagi sehingga memang membutuhkan penyesuaian oli.

“Dengan asumsi tiap tahun mobil digunakan untuk menempuh jarak 20.000 Km, maka usia 5 tahun adalah 100.000 Km, mobil membutuhkan penyesuaian oli dalam hal ini kekentalannya,” ucap Muchlis, Kamis (30/5/2024).

Muchlis mengatakan patokannya adalah oli standar yang direkomendasikan dari diler resmi. Setiap mobil punya oli standar rekomendasi dan ini merupakan batas paling rendah.

“Sehingga untuk mobil dengan pemakaian 5 tahun disarankan pakai oli berkualitas tidak lebih dari satu tingkat level lebih encer, misal Toyota Raize standar olinya TMO 10W-40 maka bila usianya sudah 5 tahun boleh pakai oli encer maksimal TMO 5W-30,” ucap Muchlis.

Sementara oli mesin untuk Raize keluaran terbaru, menurut Muchlis bisa menggunakan oli TMO 0W-16 untuk kelas oli yang paling berkualitas. Sehingga, secara umum olinya butuh yang lebih kental daripada biasanya.

Technical Specialist PT Pertamina Lubricants (PTPL) Brahma Putra Mahayana mengatakan di Indonesia memang tidak biasa dengan sebutan oli khusus high mileage, namun penyesuaian oli tersebut sebenarnya memang diperlukan.

“Bisa dikatakan seiring pemakaian mesin mobil akan mengalami keausan akibat gaya gesek antar komponen sehingga membutuhkan oli dengan spesifikasi lebih kental dari ketentuan awal,” ucap Brahma, Kamis (23/5/2024).

Brahma mengatakan konsumen bisa berpedoman pada tabel rekomendasi penggunaan spesifikasi oli pada buku pedoman kepemilikan kendaraan. Dalam hal ini spesifikasi kekentalan oli atau SAE.

“Pada saat kondisi mobil masih baru keluar dari pabrik maka oli mesin yang direkomendasikan adalah oli dengan SAE paling encer dalam tabel tersebut, harapannya mengejar efisiensi,” ucap Brahma.

Namun seiring pemakaian, oli yang dibutuhkan mesin tersebut bisa berubah karena mempertimbangkan keausan antara komponen atau nilai wear metal sudah naik menurut Brahma.

Brahma juga mengatakan penyesuaian kekentalan oli mesin ini dibutuhkan mengingat pihak pabrikan memberikan rekomendasi kekentalan oli berupa rentang, bukan satu jenis spesifikasi saja.

“Saat kondisi olinya sudah banyak mengandung serbuk logam, bisa diketahui dengan melakukan analisis oli dengan datang ke lab oil clinic atau lab independen lain, maka sebaiknya penggantian oli berikutnya butuh oli lebih kental,” ucap Brahma.

Menurut Brahma, penyesuaian spesifikasi oli di atas tak bisa dilakukan dengan cara melihat tekstur oli dengan kasat mata melainkan harus dengan analisis di laboratorium.

Jadi, secara umum mobil yang sudah digunakan dalam kurun waktu 5 tahun atau setara 100.000 Km membutuhkan oli yang sedikit lebih kental daripada rekomendasi awal dari diler, seperti yang dilansir dari kompas.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerapan aturan bayar pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama di Riau hanya sementara.(ilustrasi/int)Tak Permanen, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama di Riau Hanya Sampai 31 Desember 2026
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: int)Prestasi Diakui Nasional, Tiga Pemain PSPS Pekanbaru Masuk Daftar Elit Liga 2
Seleksi Komisi Informasi Riau.(ilustrasi/int)Resmi Diumumkan! Ini 15 Kandidat Komisi Informasi Riau yang Lanjut ke Tahap Berikutnya
DPRD Pekanbaru sahkan Penambahan 2 OPD Pemko Pekanbaru.(foto: mimi/halloriau.com)Pariwisata dan Budaya Dipisah, Pemko Pekanbaru Fokus Garap Identitas Melayu dan Sektor Kreatif
Samson, sapi kurban hampir 1 ton dari Presiden Prabowo untuk masyarakat Dumai.(foto: bambang/halloriau.com)Samson, Sapi Simental 910 Kg dari Jayamukti Jadi Pilihan Presiden Prabowo untuk Masyarakat Dumai
  Bupati Kampar instruksikan penyaluran hewan kurban sampai desa terpencil.(ilustrasi/int)Desa Ludai dan Muara Bio Jadi Fokus Distribusi Hewan Kurban di Kampar
Pemkab Pelalawan mengikuti peluncuran buku panduan pendidikan antikorupsi.(foto: andi/halloriau.com)Pelalawan Siap Integrasikan Pendidikan Antikorupsi ke Sekolah, Ini Arahan Pemerintah Pusat
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Hotspot Sumatera Tinggal 23 Titik, Riau Hanya Satu di Indragiri Hulu
Ketua Umum MKA LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka.(foto: int)Bukan Sekadar Pajangan Birokrasi, Disbud Pekanbaru Dituntut "Tancap Gas" Jaga Marwah Melayu
ist.BRK Syariah Gandeng Mahkota Medical Centre Hadirkan Promo MCU Beli 1 Gratis 1 untuk Nasabah
Komentar Anda :

 
 

Suzuki.
Emisi Gas Buang Suzuki
Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
 
 
 
MobiL
Warga Panam Jadi Pemenang Daifest 2025 Berhadiah Mobil All New Xenia
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved