Otomotif
BREAKING NEWS :
Tak Permanen, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama di Riau Hanya Sampai 31 Desember 2026
 


Risiko Melajukan Mobil Matik Tanpa Memanaskan Mesin Dulu
Kamis, 23 Mei 2024 - 08:52:42 WIB
ilustrasi mobil metic.
ilustrasi mobil metic.

PEKANBARU - Memanaskan mesin mobil biasa dilakukan sebelum digunakan saat pagi hari ketika suhu dalam kondisi dingin. Tujuannya untuk menjaga komponen mesin.

Namun selain itu, rupanya memanaskan mesin sebelum dioperasikan dapat memperawet usia komponen transmisi khususnya pada mobil matik.

Hardi Wibowo, Pemilik Aha Motor Yogyakarta mengatakan, sebelum mobil digunakan idealnya pengemudi melakukan pemanasan mesin terlebih dulu guna membuat semua komponen dalam kondisi siap.

“Siap dalam artian semua sistem pelumasan sudah terjangkau dengan baik dan stabil, komponen mesin yang terbuat dari logam tidak mengalami perubahan suhu secara drastis yang justru bisa merusak,” ucap Hardi, Sabtu (18/5/2024).

Karena itu, menurut Hardi, kenaikan suhu mesin sebaiknya terjadi secara bertahap dengan membiarkan mesin berputar stasioner dalam beberapa waktu sebelum digunakan.

“Jika diamati, putaran mesin stasioner ketika mesin dingin masih cukup tinggi yakni bisa menyentuh 1.000 Rpm, sedangkan bila sudah tercapai suhu kerja ideal putaran mesin akan turun sekitar 650-750 Rpm,” ucap Hardi.

Menurut Hardi, sistem pada mobil memang membuat mesin naik secara konstan dengan pemanasan.

Sedangkan bila mobil langsung digunakan atau digeber, maka perubahan suhu mesin bisa naik secara drastis.

“Saat putaran masih tinggi dan dipaksakan jalan maka akan membuat pertautan kampas transmisi matik lebih kasar, sehingga dapat mempercepat keausan, hal ini sebaiknya dihindari dengan menunggu sesaat,” ucap Hardi.

Pemilik Worner Matic bengkel spesialis transmisi otomatis, Hermas Efendi Prabowo menjelaskan, diperlukan menunggu sampai putaran mesin idle baru aman untuk berjalan.

“Jika Rpm tinggi dipaksa pindah dari N ke D sebetulnya ada semacam penyambungan mekanikal yang kasar. Hal itu berpotensi merusak komponen-komponen mekanikal,” ujar Hermas, beberapa waktu lalu.

Bukan tanpa alasan, prosedur memindahkan tuas transmisi matik dari P ke R atau D mengharuskan pengemudi menginjak pedal rem terlebih dulu.

Menurut Hermas hal itu bertujuan memastikan roda berhenti total dan putaran mesin tidak terlalu tinggi.

“Jangan buru-buru, pastikan roda berhenti terlebih dulu, putaran mesin tidak tinggi baru tuas matik dpindahkan ke D atau R agar komponen transmisi lebih awet,” ucap Hermas, seperti yang dilansir dari kompas.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penerapan aturan bayar pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama di Riau hanya sementara.(ilustrasi/int)Tak Permanen, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Lama di Riau Hanya Sampai 31 Desember 2026
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: int)Prestasi Diakui Nasional, Tiga Pemain PSPS Pekanbaru Masuk Daftar Elit Liga 2
Seleksi Komisi Informasi Riau.(ilustrasi/int)Resmi Diumumkan! Ini 15 Kandidat Komisi Informasi Riau yang Lanjut ke Tahap Berikutnya
DPRD Pekanbaru sahkan Penambahan 2 OPD Pemko Pekanbaru.(foto: mimi/halloriau.com)Pariwisata dan Budaya Dipisah, Pemko Pekanbaru Fokus Garap Identitas Melayu dan Sektor Kreatif
Samson, sapi kurban hampir 1 ton dari Presiden Prabowo untuk masyarakat Dumai.(foto: bambang/halloriau.com)Samson, Sapi Simental 910 Kg dari Jayamukti Jadi Pilihan Presiden Prabowo untuk Masyarakat Dumai
  Bupati Kampar instruksikan penyaluran hewan kurban sampai desa terpencil.(ilustrasi/int)Desa Ludai dan Muara Bio Jadi Fokus Distribusi Hewan Kurban di Kampar
Pemkab Pelalawan mengikuti peluncuran buku panduan pendidikan antikorupsi.(foto: andi/halloriau.com)Pelalawan Siap Integrasikan Pendidikan Antikorupsi ke Sekolah, Ini Arahan Pemerintah Pusat
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Hotspot Sumatera Tinggal 23 Titik, Riau Hanya Satu di Indragiri Hulu
Ketua Umum MKA LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka.(foto: int)Bukan Sekadar Pajangan Birokrasi, Disbud Pekanbaru Dituntut "Tancap Gas" Jaga Marwah Melayu
ist.BRK Syariah Gandeng Mahkota Medical Centre Hadirkan Promo MCU Beli 1 Gratis 1 untuk Nasabah
Komentar Anda :

 
 

Suzuki.
Emisi Gas Buang Suzuki
Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
 
 
 
MobiL
Warga Panam Jadi Pemenang Daifest 2025 Berhadiah Mobil All New Xenia
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved