Otomotif
BREAKING NEWS :
Sidak Pasar di Pekanbaru, Bapanas Temukan Minyakita Melambung di Atas HET
 


Prilaku Buruk Nyetir Mobil Matik Begini yang Bikin Cepat Rusak, Ayo Dirubah!
Minggu, 30 Juni 2019 - 08:39:07 WIB
Transmisi matik.
Transmisi matik.

JAKARTA - Transmisi mobil merupakan salah satu komponen yang penting dalam mobil. Maka dari itu transmisi juga perlu perawatan. Perawatan bisa dilakukan secara berkala dengan mengeceknya ke bengkel atau merawatnya sendiri dengan mengubah perilaku buruk dalam berkendara. 

Apalagi kalau bicara transmisi otomatis alias matik yang membutuhkan perhatian ekstra. Kebiasaan buruk dalam berkendara pun bisa membuat transmisi matik cepat rusak. 

Memang kebiasaan buruk seperti apa sih yang membuat transmisi matik pada mobil cepat rusak? 

Mengutip dari Detik, Minggu (30/6/2019), setidaknya ada beberapa kebiasaan buruk yang mobil matik rentan rusak. Kebiasaan pertama yang tak disadari dapat membuat transmisi otomatis cepat rusak adalah membiarkan transmisi pada posisi 'Drive' alias 'D' untuk waktu yang lama dalam posisi diam. 

Ketika detikers berada dalam mobil menyala dan tak berjalan sebaiknya posisi transmisi berada pada 'Park' atau 'P'. Jika transmisi didiamkan dalam posisi 'D' untuk waktu yang lama dapat menyebabkan overhating. 

Jangan lupa aktifkan rem tangan ketika mobil diparkir. Lupa untuk mengaktifkan rem tangan saat mobil diparkir rupanya bisa membuat komponen dalam rem tangan rusak. 

Tak perlu mengganti gigi ke 'Netral' alias 'N' ketika melintasi jalan menurun. Maksud hati bisa menghemat BBM saat jalanan menurun, akibatnya malah berbahaya. Kebiasaan seperti ini jika dilakukan terus menerus bisa membuat transmisi cepat rusak dan biaya reparasinya mahal. Selain itu, pengemudi juga bisa kehilangan kontrol ketika jalan sedang menurun. 

Hindari memindahkan transmisi ke posisi 'P' sebelum mobil benar-benar berhenti. Jika terus dilakukan, bisa mengakibatkan locking pin pada transmisi cepat rusak. Perlu diingat 'P' pada transmisi berarti menghindari mobil berjalan sendiri, bukan menghentikan mobil secara tiba-tiba. 

Hati-hati ketika Anda membawa minum di dalam mobil. Perhatikan posisinya, sebaiknya hindari untuk meletakkan minuman dekat tuas transmisi. Bahkan sedikit air pun yang masuk ke dalamnya, membuat Anda harus mengganti transmisi secara keseluruhan. 

Jangan kosongkan tangki bensin. Setidaknya masih tersisa 1/4 dari tangki yang terisi penuh. Jarum yang menunjukkan jumlah bensin tidak sepenuhnya akurat. Dengan tetap menjaganya terisi 1/4 bisa menghindari mogok di jalan. 

Membiarkan tangki kosong bisa membahayakan karena bensin tetap melumasi semua komponen yang ada di dalam mesin, apalagi untuk mobil bertransmisi matik. 

Memindahkan tuas transmisi sebaiknya Anda sudah memastikan mobil dalam posisi berhenti. Kebiasaan seperti itu dapat memberikan tekanan lebih pada transmisi. Apabila sering dilakukan berakibat transmisi cepat rusak. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Satgas Pangan peringatkan pedagang di Pekanbaru yang jual Minyakita di atas HET (foto/int)Sidak Pasar di Pekanbaru, Bapanas Temukan Minyakita Melambung di Atas HET
BMKG peringatkan hujan lebat bakal guyur sejumlah wilayah Riau (foto/int)BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Riau
ilustrasi.Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Pemprov Riau Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
ilustrasi pameran mobil.Pasar Otomotif Indonesia Bangkit, Penjualan Mobil April 2026 Tumbuh Signifikan
Para petani saat melakukan penanaman padi bertempat di Kampung Swentab, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, pada beberapa waktu lalu Papua Genjot Cetak Sawah Menuju Swasembada Pangan
  Ilustrasi BMKG ingatkan masa pancaroba di Riau (foto/int)Riau Bersiap Masuki Musim Kemarau, BMKG Ungkap Penyebab Hujan Masih Mengguyur
Kejaksaan Tinggi Riau.Kasus Dugaan Korupsi di PUPR dan DPRD Meranti Masuk Penanganan Kejari
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar.Jabatan Sekda Kampar Masuk Seleksi Terbuka, Berikut Tahapan dan Jadwal Lengkapnya
Rumah makan hidangan tradisional Lombok yang merupakan salah satu fasilitas dari tempat penginapan Rahma Elmas Homestay di Desa Jeruk Manis, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Rahma Elmas Homestay menjadi salah satu tempat penginapan di Desa Jeruk Manis yang digunakan wisatawan mancanegara saat berwisata ke desa tersebut. Kampung Internet Dongkrak Potensi Pariwisata Desa Jeruk Manis Lombok
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) bersama Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi (kanan) melakukan inspeksi pasukan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (4/6/2026). Kementerian Pertahanan menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi untuk membahas penguatan hubungan bilateral serta penandatanganan kontrak kerja sama antara Indonesia dan Jepang di bidang pertahanan.Di tengah Ketegangan Global, Jepang Gandeng Indonesia Perkuat Pertahanan
Komentar Anda :

 
 

Suzuki.
Emisi Gas Buang Suzuki
Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
 
 
 
MobiL
Warga Panam Jadi Pemenang Daifest 2025 Berhadiah Mobil All New Xenia
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved