JAKARTA - Persaingan mobil segmen Low Multi Purpose Vehicle semakin ketat di Indonesia, sejak kehadiran Wuling Confero dan Mitsubishi Xpander.
Nah, melihat kedua produk baru itu mulai merebut pasar, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tidak diam begitu saja.
Suzuki Indonesia terus menyiapkan Ertiga terbaru, dan kabarnya akan diluncurkan pada tahun ini. Proses pengembangan mobil keluarga tersebut dilakukan di India.
Deputy Managing Director SIS Divisi Roda Empat, Setiawan Surya mengatakan, hasil survei Suzuki di Indonesia menunjukkan, Ertiga baru harus beda dari versi sebelumnya.
Sebab, selera orang Indonesia akan kendaraan cepat sekali perubahannya.
"Kita itu sangat dinamis, jadi kami mesti beda. Pasti ada (perubahan), cuma ubahannya seperti apa, saya tidak bisa bilang sekarang. Yang jelas, total semua berubah (eksterior, interior dan fitur)," ujarnya di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (7/3/2018).
Saat disinggung soal mesin K14B yang saat ini bersarang di Ertiga versi sebelumnya, Surya mengatakan bahwa mesin tersebut tergolong baru. Jadi, besar kemungkinan dipertahankan.
"Selain di Indonesia, ada beberapa negara tujuan (ekspor Ertiga). Selain di sini, ada juga pabrik di India yang besar kapasitas produksinya," tuturnya.dilansir vivacoid.
Ignis Bayangi Brio
Sementara itu, untuk penjualan Suzuki Ertiga di wilayah Riau pada periode Januari 2018 lalu, meraih market share 6,3 persen atau melepas 45 unit Ertiga dari total penjualan sebanyak 416 unit atau dari total penjualan mobil di segmen Low MPV sebanyak 710 unit.
Dari data terhimpun halloriau.com, Mitsubishi Xpander mencatat penjualan 159 unit disusul pendatang baru lainnya, Wuling Confero 14 unit. Sedangkan Avanza maaih menjadi tipe penjualan terbesar, Mobilio 69 unit, Xenia 121 unit.
Sedangkan di segmen city car, penjualan Suzuki Ignis sebanyak 43 unit membayangi Honda Brio yang melepas 61 unit disusul Nissan March 1.2 sebanyak 6 unit, Sirion 3 unit, Mitsubishi Mirage 4 unit dan Etios 2 unit dari total 119 unit di segmen city car atau 4x2 hatchback entry di Riau.
Editor: Budy Satria