PEKANBARU - Kekalahan Semen Padang FC dari PSPS Pekanbaru dalam Derby Andalas membawa konsekuensi besar bagi Nil Maizar. Tak lama setelah laga berakhir, manajemen Kabau Sirah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan pelatih yang baru menangani tim sejak Juni 2026 tersebut.
Seperti diketahui, PSPS Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang FC pada lanjutan pekan keempat Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship musim 2026/2026, Minggu (4/10/2026) malam.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, itu menjadi laga penting bagi kedua tim. Namun, PSPS tampil lebih efektif dan mampu mencetak satu gol yang memastikan tiga poin bagi skuad Askar Bertuah.
Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan PSPS Pekanbaru ke posisi kedua klasemen sementara Grup Barat dengan koleksi 9 poin. PSPS hanya terpaut satu angka dari PSMS Medan yang berada di puncak klasemen dengan 10 poin.
Menariknya, kemenangan PSPS atas Semen Padang juga berimbas langsung terhadap posisi Nil Maizar sebagai pelatih Kabau Sirah.
Manajemen Semen Padang secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Nil Maizar. Seperti yang dilihat halloriau, keputusan tersebut diketahui melalui unggahan akun Instagram resmi Semen Padang, @semenpadangfcid, setelah pertandingan menghadapi PSPS Pekanbaru.
Dalam unggahannya, manajemen Semen Padang menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada Nil Maizar atas dedikasi dan pengabdiannya selama menangani tim.
"Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, kami resmi mengakhiri kerja sama ini secara baik-baik. Terima kasih telah menjadi bagian penting dari keluarga besar skuad Kabau Sirah. Doa terbaik dari kami, semoga sukses dan selalu diberi kelancaran di perjalanan karier selanjutnya!," tulis akun @semenpadangfcid.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat Nil Maizar baru resmi ditunjuk sebagai pelatih Semen Padang pada 22 Juni 2026. Artinya, kebersamaan Nil Maizar dengan Kabau Sirah belum berlangsung lama.
Selama menangani Semen Padang, Nil Maizar tercatat membawa tim meraih dua kemenangan, satu atas Semen Padang membuat PSPS Pekanbaru semakin percaya diri menatap persaingan Grup Barat. Tantangan berikutnya juga tidak kalah hasil imbang, dan satu kekalahan. Kekalahan dari PSPS Pekanbaru menjadi laga terakhirnya bersama Semen Padang.
Di sisi lain, kemenangan atas Semen Padang membuat PSPS Pekanbaru semakin percaya diri menatap persaingan Grup Barat. Tantangan berikutnya juga tidak kalah berat karena Askar Bertuah akan berhadapan langsung dengan pemuncak klasemen, PSMS Medan.
PSPS dijadwalkan menjamu PSMS Medan pada Minggu (11/10/2026) di Stadion Kharuddin Nasution, Kota Pekanbaru. Laga tersebut berpotensi menjadi penentu perebutan posisi puncak klasemen sementara Grup Barat.
Bagi PSPS, kemenangan atas PSMS akan membuka peluang besar untuk mengambil alih posisi teratas. Sementara bagi Semen Padang, kepergian Nil Maizar menjadi awal dari babak baru untuk membenahi performa tim di tengah ketatnya persaingan Liga 2.