MONTMELO - Sirkuit de Barcelona-Catalunya kembali menjadi saksi bisu betapa kejamnya tikungan terakhir MotoGP.
Dalam sesi Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 yang berlangsung Sabtu (16/5/2026), determinasi mengalahkan dominasi.
Pebalap Gresini Racing, Alex Marquez, sukses menyajikan pelajaran berharga tentang manajemen ban dan ketenangan mental kepada sang pemegang pole position, Pedro Acosta.
Sejak lampu hijau menyala, Pedro Acosta (KTM) sebenarnya langsung melesat tanpa cela.
Memanfaatkan keuntungan posisi start terdepan, pebalap muda Spanyol itu langsung memimpin rombongan, mengungguli Alex Marquez yang mengintai agresif dari posisi ketiga.
Namun, drama sesungguhnya justru dimulai dari barisan belakang. Jorge Martin, yang start dari posisi kesembilan, melakukan launching luar biasa hingga merangsek ke posisi lima hanya dalam satu putaran.
Sayangnya, ambisi besar Martinator harus dibayar mahal. Pada lap ketiga, petaka datang di Tikungan 10, Martin kehilangan kendali ban depan dan terjatuh (crash), menyudahi perlawanannya lebih awal.
Tumbangnya Martin membuat fokus balapan beralih sepenuhnya pada duel psikologis antara Acosta dan Alex Marquez.
Alex tidak terburu-buru. Ia membiarkan Acosta memimpin selama lima putaran awal untuk membaca titik lemah sang rival.
Momen krusial terjadi di lap keenam. Memanfaatkan celah sempit, Alex Marquez melakukan overtaking bersih untuk merebut takhta pimpinan balapan.
Hanya dalam satu lap setelahnya, adik dari Marc Marquez ini langsung memperlebar jarak hingga 0,5 detik.
Di sisi lain, Pedro Acosta tidak menyerah begitu saja. Pada lap terakhir, ia melakukan serangan balik total dan mencoba menusuk di tikungan pamungkas.
Namun, pertahanan rapat dari Alex Marquez memaksa Acosta harus puas finis di posisi kedua.
Pertarungan sengit tidak hanya milik barisan depan. Fabio Di Giannantonio (Diggia) sukses mencuri panggung di putaran-putaran akhir.
Setelah membayap Raul Fernandez selama beberapa lap, Diggia meluncurkan manuver pamungkas di lap ke-11, satu lap sebelum bubar, untuk mengamankan podium ketiga.
Fernandez harus puas finis keempat, disusul oleh Johann Zarco yang melengkapi posisi lima besar setelah tampil konsisten sepanjang 12 lap.
Sementara itu, sang juara dunia bertahan, Francesco Bagnaia, tampak kesulitan menemukan ritme terbaiknya dan harus puas menyentuh garis finis di posisi keenam.
Hasil 10 Besar Sprint Race MotoGP Catalunya 2026:
1. Alex Marquez (Gresini Racing)
2. Pedro Acosta (Red Bull KTM)
3. Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46)
4. Raul Fernandez (Trackhouse Racing)
5. Johann Zarco (LCR Honda)
6. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo)
7. Franco Morbidelli (Pracmac Racing)
8. Ai Ogura (Trackhouse Racing)
9. Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46) Menyelamatkan 1 Poin
10. Enea Bastianini (Ducati Lenovo).