PEKANBARU - PSPS Pekanbaru kembali melanjutkan agenda besar perombakan tim jelang fase akhir kompetisi Liga 2 musim 2025/2026.
Kali ini, manajemen resmi melepas pemain belakang Achmad Faris Ardiansyah, yang baru satu musim berseragam Askar Bertuah.
Kepastian berakhirnya kebersamaan Achmad Faris dengan PSPS Pekanbaru diumumkan secara terbuka melalui unggahan resmi Instagram klub, Rabu (21/1/2026).
Dalam unggahan tersebut, manajemen menyampaikan apresiasi atas dedikasi sang pemain selama memperkuat lini pertahanan tim.
“Terima kasih Achmad Faris Ardiansyah, semoga selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan. Sekali Askar Bertuah, selamanya akan dicatat sebagai Askar Bertuah,” tulis akun resmi @pspsriau dalam keterangannya.
Achmad Faris bergabung dengan PSPS Pekanbaru pada tahun 2025 setelah didatangkan dari Garudayaksa FC.
Meski baru genap satu tahun membela klub kebanggaan masyarakat Riau, namanya masuk dalam daftar pemain yang dilepas sebagai bagian dari restrukturisasi tim.
Pelepasan Achmad Faris menambah panjang daftar pemain yang harus angkat kaki dari Stadion Kaharuddin Nasution.
Sebelumnya, PSPS Pekanbaru juga telah melepas beberapa nama lain, antara lain Jimmy J Aronggear, M Rio Saputro, Irsan R Lestaluhu, Ilham Zusril, M Syamsul Rifai dan Bramdani.
Sementara itu, M Andy Harjito diputuskan untuk dipinjamkan ke klub lain demi mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.
Langkah ini menegaskan keseriusan manajemen dan tim pelatih PSPS Pekanbaru dalam membangun ulang kekuatan tim secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.
Di tengah gelombang pemain keluar, PSPS Pekanbaru juga agresif mendatangkan kekuatan baru, termasuk dua pemain asing yang diharapkan mampu mendongkrak performa tim asuhan Aji Santoso.
Dua legiun asing tersebut yakni Antonio Augusto Gamaroni de Carvalho (Brasil) berposisi sebagai penyerang dan Francis Yaghr (Ghana) yang berposisi sebagai pemain tengah.
Kehadiran keduanya diumumkan melalui unggahan Instagram resmi PSPS Pekanbaru.
Antonio Augusto tercatat sebelumnya memperkuat Tainan City Taiwan Steel Group FC yang berlaga di Liga Chinese Taipei, sementara Francis Yaghr didatangkan dari Bourj FC, klub peserta Liga Lebanon.
Masuknya dua pemain asing ini menjadi sinyal kuat bahwa PSPS Pekanbaru tidak ingin setengah-setengah dalam menghadapi sisa kompetisi Liga 2.
Tak hanya mengandalkan pemain asing, PSPS Pekanbaru juga menambah kedalaman skuat dengan merekrut empat pemain lokal baru, yakni Muhammad Reza Kusuma (gelandang), Rendy Juliansyah (gelandang serang), Vieri Donny Ariyanto (winger) dan Misbakus Sholikin (winger).
Selain itu, satu nama lama juga kembali memperkuat PSPS Pekanbaru, yakni Douglas Nonato Oliveira Cruz, bek asal Brasil yang sebelumnya pernah membela Askar Bertuah.
Dengan kombinasi pemain baru, pemain asing, serta kembalinya Douglas Nonato, PSPS Pekanbaru kini berada dalam fase penting pembentukan tim yang diharapkan lebih solid, kompetitif, dan siap bersaing hingga akhir musim.