PEKANBARU - PSPS Pekanbaru mulai menunjukkan arah kebangkitan di putaran kedua Liga 2 Pegadaian 2025/2026.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Askar Bertuah sukses menundukkan Persekat Tegal dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan yang digelar Jumat (16/1/2026).
Kemenangan ini menjadi sinyal awal efektivitas racikan pelatih anyar Aji Santoso, meski ia menegaskan performa timnya belum mencapai titik optimal.
Dua gol kemenangan PSPS dicetak Asir Azis saat laga baru berjalan tujuh menit, disusul gol penutup dari striker anyar Antonio Augusto pada menit ke-89.
Hasil ini mengamankan tiga poin penting di tengah fase transisi besar-besaran yang dilakukan manajemen klub usai bursa transfer paruh musim.
Meski meraih kemenangan, posisi PSPS di klasemen sementara Liga 2 Pegadaian belum berubah.
Klub kebanggaan masyarakat Riau itu tetap bertahan di peringkat delapan dengan koleksi 20 poin, sementara Persekat Tegal tertahan di posisi sembilan.
Ujian Awal Racikan Aji Santoso
Laga kontra Persekat menjadi ujian perdana bagi Aji Santoso bersama komposisi pemain hasil seleksinya.
Hampir separuh skuat PSPS mengalami perubahan, termasuk masuknya sejumlah pemain asing dan lokal anyar.
Kondisi ini membuat pertandingan berjalan dengan tekanan mental tinggi, terutama bagi pemain yang baru pertama kali tampil di kandang sendiri.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menyebut kemenangan ini sangat krusial sebagai fondasi awal membangun kepercayaan diri tim.
“Kami bersyukur dalam pertandingan yang berat dan penuh tekanan mental ini bisa mendapatkan tiga poin. Banyak pemain asing baru yang pertama kali main di sini, jadi memang perlu adaptasi. Alhamdulillah mereka bermain cukup bagus, meski masih perlu peningkatan,” ujar Aji Santoso.
Ia mengakui, performa para pemain anyar belum sepenuhnya mencerminkan potensi terbaik mereka.
Faktor adaptasi, kelelahan, serta chemistry antarpemain masih menjadi pekerjaan rumah utama tim pelatih.
“Ini pemain-pemain baru saya, saya sudah tahu kualitas mereka. Douglas masih kelelahan jadi tidak saya paksakan, Francis belum dimainkan. Ringgo juga masih butuh adaptasi, tapi penguasaan bolanya bagus. Kesalahan umpan masih bisa ditoleransi dan kualitasnya masih bisa dikembangkan,” jelasnya.
Tantangan Laga Berikutnya
Kemenangan atas Persekat menjadi modal penting bagi PSPS Pekanbaru jelang menghadapi tim papan atas pada laga berikutnya.
Aji Santoso dituntut mampu mempercepat proses adaptasi pemain agar performa tim lebih stabil dan kompetitif di fase krusial putaran kedua.