PEKANBARU - Manajemen PSPS Pekanbaru mulai bergerak merombak kekuatan tim pada bursa transfer paruh musim. Sebanyak enam pemain lokal resmi dilepas sebagai bagian dari penyegaran skuad Askar Bertuah demi menghadapi putaran lanjutan kompetisi dengan komposisi yang lebih kompetitif.
Enam pemain yang tidak lagi menjadi bagian dari PSPS Pekanbaru tersebut adalah Jimmy Aronggear, M Rio Saputro, Irsan Lestaluhu, Ilham Zusril, Syamsul Rifai, dan Bramdani. Keputusan ini dibenarkan langsung oleh CEO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah.
“Benar, ada enam pemain lokal yang kami lepas pada bursa transfer paruh musim ini,” kata Edward Riansyah, Kamis (15/1/2026).
Sejak kembalinya Aji Santoso sebagai pelatih kepala, keenam pemain tersebut memang jarang mendapatkan kesempatan bermain. Meski beberapa sempat turun sebagai starter, hal itu lebih disebabkan keterbatasan pilihan pemain yang dialami PSPS pada awal putaran kompetisi.
Situasi krisis pemain sempat membelit PSPS Pekanbaru setelah manajemen memutuskan mengakhiri kerja sama dengan tiga pemain asing. Kondisi tersebut memaksa Aji Santoso meracik strategi dengan komposisi yang ada, termasuk memaksimalkan pemain yang minim menit bermain.
Memasuki bursa transfer paruh musim, PSPS Pekanbaru memanfaatkan momentum untuk melakukan perbaikan skuad. Hingga saat ini, sembilan pemain anyar telah resmi didatangkan, termasuk dua pemain asing yang diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap performa tim.
Lima dari sembilan pemain baru tersebut langsung mencatatkan debut saat PSPS bertandang ke markas Sumsel United pada pekan ke-15. Menariknya, kelima pemain lokal itu langsung dipercaya Aji Santoso untuk mengisi starting eleven.
Meski tampil dengan wajah baru, PSPS Pekanbaru belum mampu meraih hasil positif dan harus mengakui keunggulan Sumsel United dengan skor tipis 3-2. Dalam laga tersebut, hanya satu dari enam pemain yang dilepas, yakni Jimmy Aronggear, yang dimainkan sejak menit awal, sementara lima lainnya hanya menghuni bangku cadangan.
Selain melepas enam pemain, manajemen PSPS Pekanbaru juga memutuskan meminjamkan satu pemain lainnya, Andy Hardjito, ke klub lain. Hingga kini, klub tujuan peminjaman tersebut masih belum diumumkan secara resmi.
Perombakan skuad ini menjadi sinyal keseriusan PSPS Pekanbaru untuk tampil lebih solid dan kompetitif pada sisa musim, sekaligus menjaga peluang meraih hasil maksimal di kompetisi yang tengah berjalan.