PEKANBARU – Menjelang pergantian tahun dari 2025 ke 2026, berbagai catatan tahunan mulai dirilis, termasuk kinerja industri otomotif nasional. Setelah data penjualan mobil disampaikan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), perhatian kini tertuju pada pasar sepeda motor.
Berdasarkan rangkuman dari sejumlah sumber, sejumlah merek dan model sepeda motor tercatat menjadi yang paling laris sepanjang 2025. Skuter matik masih mendominasi pasar, dengan produk-produk dari Honda dan Yamaha menempati posisi teratas.
Model Honda BeAT kembali menjadi pemimpin pasar dengan penjualan mencapai sekitar 1.630.000 unit. Posisi berikutnya ditempati Honda Vario 160 dengan penjualan 547.479 unit, disusul Honda Scoopy yang mencatatkan angka 399.065 unit.
Dari pabrikan Yamaha, Yamaha Fazzio membukukan penjualan 294.060 unit, sementara Yamaha Mio terjual sebanyak 200.249 unit. Dua model Honda lainnya, yakni PCX 160 dan Genio, masing-masing mencatatkan penjualan 249.054 unit dan 180.000 unit.
Sementara itu, data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan bahwa penjualan sepeda motor di pasar domestik pada semester pertama 2025 mencapai 3.104.629 unit. Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan yang relatif terbatas di pasar dalam negeri.
Meski demikian, kinerja industri sepeda motor tetap terbantu oleh peningkatan ekspor. Sepanjang enam bulan pertama 2025, ekspor sepeda motor dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) tercatat sebanyak 268.743 unit, atau tumbuh 11,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja ekspor tersebut menjadi penopang penting bagi industri sepeda motor nasional di tengah tantangan daya beli dan dinamika ekonomi domestik sepanjang tahun 2025.(*)