PELALAWAN - Keselamatan berkendara merupakan suatu usaha yang dilakukan dalam meminimalisir tingkat bahaya dan memaksimalkan keamanan berkendara, agar tidak membahayakan diri dan orang lain.
Hal inilah yang selalu konsisten dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Main Dealer Honda wilayah Riau dalam memberikan ilmu keselamatan berkendara untuk seluruh kalangan masyarakat.
Edukasi keselamatan berkendara yang berpayung pada 'Sinergi Bagi Negeri' untuk dapat memberikan kontribusi baik bagi pengetahuan masyarakat tentang #cari_aman saat di jalan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya aman berkendara, karena akan banyak sekali hal yang penting dalam berkendara di jalan raya demi keamanan dan keselamatan baik bagi diri sendiri maupun bagi pengendara lainnya.
Kali ini PT CDN Riau memberikan edukasi keselamatan berkendara di lingkungan kerja untuk para karyawan salah satu perusahaan besar di Riau. Mengusung tema XXX, PT CDN bersama tim safety ridingnya memberikan materi dan praktik aman dalam berkendara. Total sebanyak 60 orang peserta yang di bagi dalam dua batch kegiatan, karyawan yang mengikuti kegiatan ini akhir pekan lalu.
Instruktur Safety Riding PT CDN Riau, Arif Rahman Hakim mengatakan, dengan semangat 'Sinergi Bagi Negeri', pihaknya berupaya untuk konsisten dalam memberikan teori maupun praktik berkendara dengan menggunakan sepeda motor dengan baik dan benar.
"Kami selalu menanamkan budaya #cari_aman saat di jalan kepada setiap peserta yang kali ini dalam lingkungan kerja swasta untuk meningkatkan kesadarannya akan hal-hal yang diabaikan ketika berkendara," ucapnya.
"Dengan #cari_aman, semoga dapat meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya, dan meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya #cari_aman saat di jalan," sambungnya.
Arif menuturkan, teori mekanisme pada saat berkendara yakni yang pertama identifikasi kondisi lalu lintas contohnya di jalanan perkebunan, pengendara akan mengidentifikasi kondisi jalan yang tidak rata, penuh debu, banyak persimpangan dan banyak kendaraan truk perkebunan yang mengangkut hasil dari kebun.
"Kedua proses hasil identifikasi tersebut dan menghasilkan sebuah keputusan. Dan yang terkahir pengoperasian atau tindakan yang diambil setelah melalui dua proses mekanisme berkendara sebelumnya," sebutnya.
Terpisah, Medi Dani salah satu peserta mengucapkan terimakasih atas pengetahuan aman berkendara yang diberikan oleh tim safety riding Capella Honda Riau. Berkendara aman ibarat sebuah lampu, mampu menerangi disaat kegelapan.
"Jadilah pengendara yang mampu memberikan cahaya, menjadi penerang bagi pengendara lain dengan memberikan contoh budaya berkendara yang taat lalu lintas dan konsisten menggunakan APD berkendara," ucap Medi.
"Harapan kami dengan adanya training #cari_aman ini kemampuan berkendara dan kemampuan dalam memprediksi bahaya saat berkendara meningkat dibandingkan sebelumnya. Mari berkendara dengan selamat dan aman karena dapat menyelamatkan diri anda dan orang lain," tandasnya.(rilis)