Trofeo Mini Soccer HPN 2026 Satukan PWI, PLN dan BRK Syariah di Pekanbaru
Dari Q1 ke Front Row! Marquez Tantang Bagnaia di MotoGP Prancis 2026
RSUD Arifin Achmad Catat Sejarah Baru, Operasi Bypass Jantung Saat Masih Berdetak Sukses
Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Rp62 Miliar Digelontorkan, 3.644 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa 2026
Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Mesin Tempel Suzuki DF40 AQHL, Tangguh untuk Nelayan Maupun Transportasi
Jumat, 17 Juni 2016 - 14:27:36 WIB
PEKANBARU-Sebagai negara kepulauan, Indonesia banyak terdiri dari pulau-pulau kecil yang saling berhubungan satu sama lain, salah satunya adalah Kepulauan Riau. Terdiri dari banyak pulau menyebabkan kebutuhan yang tinggi akan perahu serta mesin perahu berkualitas untuk menunjang aktivitas di Kepulauan Riau.
Melihat potensi tersebut, PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) melalui salah satu dealernya PT.Sejati Unggul Persada memperkenalkan produk unggulannya, yaitu DF40 AQHL. Perkenalan produk DF40 AQHL dilakukan pada Rabu, 1 Juni 2016 bertempat di Sungai Buluh, Kepulauan Riau dalam bentuk sea trial untuk menunjukkan keunggulan mesin 4-tak yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan di hadapan ratusan nelayan Sungai Buluh.
Suzuki Outboard Motor (OBM) sendiri merupakan salah satu unit bisnis PT. SIS di Indonesia yang telah hadir lebih dari 20 tahun di Indonesia. Suzuki OBM memfokuskan pada mesin OBM/mesin tempel berkapasitas kecil dan besar. Keunggulan mesin OBM Suzuki terletak pada teknologi 4-tak yang digunakan.
Tak hanya irit bahan bakar, teknologi 4-tak juga ramah lingkungan. Hal ini sejalan sekaligus bentuk dukungan Suzuki terhadap program pemerintah yang gencar menyosialisasikan penggunaan mesin tempel 4-tak untuk menjaga kelestarian lingkungan dan penghematan penggunaan bahan bakar.
"Sebagai salah satu mesin unggulan kami, kehadiran mesin DF40 AQHL dengan teknologi 4-tak akan sangat cocok dengan kebutuhan masyarakat di Kepulauan Riau, khususnya Sungai Buluh. Tak hanya irit bahan bakar, mesin ini dilengkapi dengan fitur-fitur inovatif yang dapat menunjang segala akitvitas baik untuk nelayan ataupun transportasi antar pulau," ujar Leo Widjaya Al Rasyid, Section Head Outboard Motor PT. SIS.
DF40 AQHL dilengkapi dengan teknologi Lean Burn System yang merupakan sistem inovatif untuk membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit bila dibandingkan dengan produk 2-tak. Mesin DF40 AQHL bisa menghemat bahan bakar hingga 40%. Sedangkan bila dibandingkan dengan pendahulunya, bisa menghemat bahan bakar hingga 23%. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi para nelayan yang sehari-hari menggunakan perahu untuk beraktivitas.
Tak hanya itu, untuk mendukung kegiatan para nelayan, performa mesin didukung dengan Timing Chain dengan Self Adjusting Technology serta 2-stage Gear Reduction yang berfungsi meningkatkan keseimbangan dan mengurangi getaran. Mesin unggul ini juga didesain secara ramping dan compact sehingga membuat tampilan perahu lebih menarik.
"Kami berharap produk unggulan kami bisa bermanfaat untuk kemajuan masyarakat Indonesia, khususnya Kepulauan Riau. Hal ini tentu saja sebagai wujud dukungan kami kepada program pemerintah yang saat ini tengah gencar melakukan pembangunan infrastrukur maritim. Tak hanya itu, bentuk dukungan kami lainnya yaitu dengan mengembangkan produk - produk mesin 4-tak yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan transportasi barang dan manusia, sekaligus tetap melestarikan alam, tutup Leo.
Editor : Yusni Fatimah
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)