JAKARTA - Tahukah kamu jika hujan bisa membuat masalah baru bagi mobil, yaitu karat. Karat tidak hanya merusak penampilan mobil, tetapi juga dapat menggerogoti struktur kendaraan.
Dilansir dari laman resmi Toyota Indonesia, karat terjadi akibat reaksi kimia antara besi, air, dan oksigen.
Jika tidak ditangani, karat dapat menyebar dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagian mobil yang rawan terkena karat dan cara mencegahnya.
Berikut adalah 4 bagian mobil yang paling rentan terhadap karat:
1. Kolong Mobil (Sasis atau Rangka)
Kolong mobil seringkali terkena cipratan air kotor dan lumpur, terutama saat melewati jalan yang buruk. Kelembapan yang tinggi di musim hujan mempercepat proses korosi pada rangka mobil.
Pencegahan:
Cuci kolong mobil secara rutin, terutama setelah melewati jalan kotor dan lakukan inspeksi berkala di bengkel resmi untuk mendeteksi karat sejak dini.
2. Engsel Pintu
Engsel pintu sering menjadi jalur masuk air hujan. Jika tidak dibersihkan dan dikeringkan, area ini akan menjadi sarang karat.
Pencegahan:
Beri pelumas anti karat pada engsel secara berkala.
Pastikan area engsel selalu kering. Kemudian, periksa dan bersihkan saluran air di sekitar pintu.
3. Atap Mobil
Atap mobil adalah bagian yang paling sering terkena hujan, tetapi sering diabaikan saat membersihkan mobil. Karat pada atap mobil biasanya ditandai dengan munculnya gelembung kecil pada cat.
Pencegahan:
Cuci dan keringkan atap mobil setelah terkena hujan, parkir mobil di tempat yang teduh dan periksa atap mobil secara berkala untuk mengetahui adanya tanda-tanda karat.
4. Ruang Mesin
Ruang mesin juga rentan terhadap karat karena kotoran dari kaki-kaki mobil sering terperangkap di area ini.
Pencegahan:
Bersihkan ruang mesin dari kotoran dan debu, oleskan cairan anti karat pada komponen logam di ruang mesin, lakukan inspeksi rutin di bengkel resmi.
Solusi Mengatasi Karat
Lapisan cat pada bodi mobil sebenarnya sudah memiliki lapisan pelindung. Namun, lapisan ini dapat terkikis seiring waktu.
Untuk itu, Anda bisa memberikan lapisan pelindung cat tambahan atau paint protection. Selain itu, Anda juga bisa melapisi ulang lapisan anti karat di bagian bawah mobil dan ruang mesin.